Kontes Kapal Indonesia (KKI) 2024 sukses diselenggarakan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) dari tanggal 23 hingga 27 Oktober 2024. Ajang tahunan ini menjadi wadah bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk berinovasi dan berkompetisi dalam bidang teknologi kapal, dengan tema “Penguatan Kemandirian Teknologi dan Inovasi Kapal Nasional.” Salah satu tim yang turut berpartisipasi adalah Tim Cakradiara USRC dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang (FMIPA UM), yang berkompetisi di kategori Electric Remote Control (ERC).
Tim ini terdiri dari mahasiswa S1 Fisika, yaitu Achmad Hasan Dwi Pradana (ketua tim), Dwita Reza Rahmadania, Bintang Hutama Putra, Azhar Febriansyah, dan Ramadhani Hadi Firmansyah, dengan bimbingan dosen Drs. Yoyok Adisetio Laksono, M.Si. Mereka melakukan riset mendalam dan serangkaian uji coba untuk menghasilkan performa kapal terbaik, yang akhirnya membawa mereka meraih juara harapan 2 di kategori ERC.
Prestasi ini tak hanya menjadi kebanggaan bagi FMIPA UM, tetapi juga sejalan dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Keikutsertaan Tim Cakradiara dalam KKI 2024 mencerminkan dukungan terhadap SDG 4, Pendidikan Berkualitas, di mana mereka mendapatkan pengalaman pembelajaran berbasis riset dan pengembangan keterampilan teknis di dunia nyata. Selain itu, melalui inovasi kapal berbasis listrik, partisipasi mereka juga mendukung SDG 9, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, yang berupaya memperkuat kemandirian teknologi dalam sektor maritim Indonesia. Penerapan teknologi ramah lingkungan ini juga selaras dengan SDG 13, Penanganan Perubahan Iklim, karena inovasi kapal listrik memiliki potensi mengurangi emisi karbon di sektor transportasi laut. Lebih jauh, teknologi kapal ramah lingkungan berkontribusi pada SDG 14, Ekosistem Lautan, dengan mengurangi polusi laut dan menjaga keseimbangan ekosistem maritim.
Dengan keberhasilan ini, Tim Cakradiara USRC membuktikan kemampuan mahasiswa FMIPA UM dalam berkompetisi di tingkat nasional sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan. Partisipasi mereka di KKI 2024 menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan mengembangkan solusi teknologi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas.