Malang, 19 September 2024 – Dua mahasiswa Fisika dari Universitas Negeri Malang (UM), Yekti Purnama Utami dan Bian Itsna Ashfa Al Ashfiya, saat ini tengah melakukan riset inovatif di Thailand, bekerja sama dengan peneliti ternama dari Prince of Songkla University melalui skema penelitian Kerjasama Internasional. Kolaborasi ini melibatkan Dr. Wirach Taweepreda dan Assoc. Prof. Dr. Laemthong Chuenchom dalam dua proyek penelitian yang menjanjikan, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan pada bidang teknologi material dan pengolahan limbah.
Riset yang dilakukan dua mahasiswa S2 Fisika UM ini sejalan dengan SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 4 (Pendidikan Bermutu), SDG 6 (Akses Air Bersih dan Sanitasi), SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Menjaga Ekosistem Laut), SDG 15 (Menjaga Ekosistem Darat), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Proyek pertama berfokus pada pengembangan “membran filtrasi berbasis PVC dan zeolite.” Dalam penelitian ini, Yekti Purnama Utami bekerja sama dengan Dr. Wirach Taweepreda, mengeksplorasi inovasi dalam pembuatan membran filtrasi dengan menggabungkan PVC dan zeolite. PVC, yang dikenal karena daya tahannya, dipadukan dengan zeolite, mineral alami yang memiliki kemampuan penyaringan luar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi filtrasi dan menghasilkan membran yang lebih efektif dan tahan lama untuk berbagai aplikasi industri, termasuk pengolahan air dan filtrasi udara. Proyek ini bertujuan untuk menghadirkan solusi baru yang ramah lingkungan dan hemat biaya dalam industri filtrasi.
Proyek kedua berfokus pada “penggunaan material Fe2O3/Cdots berbahan dasar karat limbah potongan besi tua dan sugarcane bagasse bottom ash pada reaksi Photo-Fenton terhadap pewarna Methylene Blue dalam kondisi pH netral.” Dalam penelitian ini, Bian Itsna bersama Assoc. Prof. Dr. Laemthong Chuenchom, memanfaatkan limbah industri, seperti karat besi tua dan abu tebu, untuk menghasilkan material Fe2O3/Cdots. Material ini kemudian diuji dalam reaksi Photo-Fenton untuk dekomposisi pewarna Methylene Blue. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan metode pengolahan limbah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sambil meningkatkan efisiensi reaksi fotokatalitik dalam kondisi pH netral. Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan solusi efektif dalam pengolahan limbah dan pengurangan pencemaran lingkungan.
Kolaborasi ini tidak hanya menandai pencapaian penting dalam penelitian material dan lingkungan, tetapi juga mencerminkan komitmen UM untuk mendukung mahasiswa dalam mendapatkan pengalaman internasional dan mengembangkan keterampilan riset yang relevan. Dengan dukungan dari Prince of Songkla University, proyek-proyek ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam inovasi teknologi dan pemecahan masalah lingkungan global.
Keberhasilan riset ini diharapkan dapat menjadi model bagi proyek-proyek penelitian di masa depan, serta berkontribusi pada pengembangan solusi teknologi yang lebih hijau dan berkelanjutan. Para peneliti dan mahasiswa berharap dapat melanjutkan kolaborasi ini dan menerapkan temuan mereka untuk manfaat masyarakat luas.