Induksi Co terhadap Struktur Kristal dan Magnetodielektrik Senyawa Spintronik Zn(1-x)CoxO1±δ. Skripsi, Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

23 Sep 2009 | Abstrak Skripsi Mahasiswa

Agiestina, Pratiwi Dwi. 2009. Induksi Co terhadap Struktur Kristal dan Magnetodielektrik Senyawa Spintronik Zn(1-x)CoxO1±δ. Skripsi, Program Studi Fisika Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Markus Diantoro, M.Si, (2) Drs. Abdulloh Fuad, M.Si

Kata Kunci: Variasi doping, Sintering, Struktur Kristal, Magnetodielektrik, Spintronik Zn(1-x)CoxO1±δ.

Spintronik merupakan perpaduan bahan semikonduktor yang didoping dengan bahan magnetik yang memanfaatkan elektron dari bahan semikonduktor untuk memproses data dan memanfaatkan spin dari bahan magnetik untuk menyimpan data. Keunggulan dan keunikan sifatnya yang menggunakan muatan dan spin elektron bersama-sama menjadikan spintronik menarik untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui induksi Co terhadap struktur kristal dan medan magnet terhadap konstanta dielektrik senyawa spintronik Zn(1-x)CoxOδ.

Dalam penelitian ini bahan dasar yang digunakan yaitu ZnO dan CoO dengan tingkat kemurnian 99%. Sampel disintesis dengan metode reaksi padatan (solid state reaction) pada suhu sintering 10000C selama 4 jam. Konstanta dielektriknya diukur dengan medan magnet 0 mT; 0,53 mT; 1,52 mT; 2,53 mT; 3,51 mT; 4,51 mT dan 5,53 mT. Untuk mengetahui data struktur kristal, sampel dikarakterisasi menggunakan difraksi sinar-X (XRD) dan dianalisis dengan metode Rietveld yang memanfaatkan software GSAS.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kristal senyawa spintronik Zn(1-x)CoxOδ mengalami kenaikan parameter akibat doping Co pada tingkat konsentrasi Co = 0,00 hingga Co = 0,06. Terdapat sedikit perbedaan pola diantara parameter kisi. Perbedaan ini disebabkan ion Co2+ yang digunakan dalam pembuatan sampel memiliki tipe koordinasi oktahedral. Pola konstanta dielektrik sebagai fungsi konsentrasi molar (x) pada berbagai medan magnet berbanding terbalik dengan pola parameter kisi a, c dan volume. Selain itu, medan magnet juga mempengaruhi konstanta dielektrik dengan kecenderungan nilainya turun secara linier hingga konsentrasi molar Co = 0,08 sebesar 9,88011 dan naik kembali pada konsentrasi molar Co = 0,1.

 

Berita terkait


Ahmad Asrori Nahrun, 2011

Ahmad Asrori Nahrun, 2011

Ahmad Asrori Nahrun. Pembimbing: (1) Dr. Markus Diantoro, M.Si (2) Dr. Arif Hidayat, M.SiJurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM) Ilmenit adalah senyawa yang berbasis besi dan titanium yang memiliki bentuk umum FeTiO3. Secara teori, Ilmenit mengandung...

Ahmad Diana Sofyan

Ahmad Diana Sofyan

Ahmad Diana Sofyan Program Studi Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang [email protected] ABSTRAK: Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru fisika kelas VII-A MTs Mambaul’ulum Gedangan diperoleh informasi bahwa metode pembelajaran yang digunakan adalah...