
Malang, 14 April 2026 — Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang (UM) menyelenggarakan kuliah tamu bertema Biofisika Lingkungan: Kajian Biofisika untuk Pencegahan Tanah Longsor pada Selasa (14/4). Kegiatan ini berlangsung di ruang B22-219 Gedung Fisika dan diikuti oleh mahasiswa Prodi S1 Fisika serta dosen di lingkungan FMIPA.
Kuliah tamu ini menghadirkan Dr. Ikah Ning P. Permanasari, Dekan Fakultas Sains Institut Teknologi Sumatera (ITERA), sebagai narasumber. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa pendekatan biofisika menjadi kunci dalam memahami fenomena tanah longsor secara komprehensif, melalui kajian interaksi antara sifat fisik tanah, vegetasi, serta kondisi lingkungan.

Dr. Ikah menekankan bahwa tanah longsor tidak hanya dipicu oleh faktor geologi semata, tetapi juga dipengaruhi oleh perubahan tutupan lahan, kelembaban tanah, serta kekuatan sistem perakaran tanaman. Oleh karena itu, pendekatan biofisika dinilai mampu memberikan solusi mitigasi yang lebih terintegrasi dan berbasis data ilmiah.
Kegiatan ini juga menyoroti pentingnya peran ilmu fisika dalam menjawab permasalahan nyata di masyarakat, khususnya dalam mitigasi bencana. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme peserta dalam mengaitkan konsep-konsep biofisika dengan kondisi lingkungan di Indonesia yang rentan terhadap bencana longsor.

Selain itu, kuliah tamu ini sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 yaitu pada aspek penanganan perubahan iklim, pembangunan wilayah yang berkelanjutan, serta perlindungan ekosistem daratan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu biofisika dalam konteks nyata untuk mengurangi risiko bencana dan mendukung pembangunan berkelanjutan.