Program Studi Fisika Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan kegiatan akademik bertaraf internasional melalui penyelenggaraan International Guest Lecture bertema “Escaping the Blackboard: Bringing Fundamental Physics into the Real-World Quantum Technology”. Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Associate Prof. Dr. Worawat Meevasana dari Suranaree University of Technology bersama dosen prodi fisika UM Dr. Eny Latifah, S.Si., M.Si..
Kuliah tamu yang diselenggarakan pada Jumat, 22 Mei 2026 di Ruang B22.115 Departemen Fisika UM ini diikuti oleh mahasiswa Departemen Fisika yang antusias mendalami perkembangan terbaru di bidang teknologi kuantum. Dalam pemaparannya, Associate Prof. Dr. Worawat Meevasana menjelaskan bagaimana konsep-konsep fisika fundamental yang selama ini dipelajari di ruang kelas dapat diterapkan secara nyata dalam pengembangan teknologi kuantum modern.
Materi yang disampaikan mencakup hubungan antara teori fisika dasar dengan inovasi teknologi masa depan, termasuk penerapan teknologi kuantum dalam berbagai bidang sains dan industri. Melalui kuliah ini, peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya penguasaan konsep fundamental fisika sebagai dasar pengembangan teknologi canggih di era revolusi industri dan transformasi digital.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang membahas tantangan dan peluang pengembangan riset fisika kuantum di tingkat global. Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk mengenal budaya akademik internasional serta peluang kolaborasi riset dengan institusi luar negeri.
Penyelenggaraan International Guest Lecture ini menjadi bagian dari komitmen Departemen Fisika UM dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring internasional, dan memperkuat atmosfer akademik global di lingkungan kampus.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan pembelajaran berbasis riset dan wawasan internasional, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan ilmu dan teknologi kuantum, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi akademik internasional antara Universitas Negeri Malang dan Suranaree University of Technology Thailand.