You are here: Home Berita Pemanas Air Tenaga Matahari

Fisika UM

Pemanas Air Tenaga Matahari

E-mail Print PDF

Segala sesuatu yang ditekuni dengan dasar hobby memang akan melahirkan hasil yang maksimal serta akan menimbulkan rasa tersendiri bagi seseorang. Seperti yang juga dirasakan oleh master ide dari Fisika UM ini. Tampak pada gambar dibawah ini, Pak Win, sapaan akrab beliau sedang finishing hasil ide kreatifnya. Jika sepintas kita lihat gambar memang belum bisa ditebak. Alat tersebut adalah sebuah prototype Pemanas Air Tenaga Matahari. Dengan alat tersebut nantinya sewaktu kita memerlukan air panas kita tidak perlu menyalakan pemanas air dengan tenaga listrik.

Prinsip kerja alat ini, jika kita lihat pada gambar. Air dari sumur/PDAM akan naik melalui pipa di sebelah kiri untuk kemudian dimasukkan pada penampung berbentuk tabung pada bagian tengah atas. Air tersebut kemudian di alirkan melalui pipa yang ada pada bagian utama. Proses selanjutnya adalah air yang mengalir melalui pipa, tekena sinar matahari. Memang jika air tersebut hanya terkena sinar pada bagian pipa panas yang diterima tidak akan maksimal, Oleh karena itu lagi lagi ide beliau adalah memberi reflektor parabola sinar matahari yang di letakkan pada bagian bawah pipa. Hal ini dimaksudkan untuk memantulkan kembali sinar matahari yang datang. Alas yang dipakai di bentuk bergelombang untuk memaksimalkan pemantulan sinar matahari pada pipa paralon yang di cat hitam untuk menyerap sinar matahari secara maksimal. Pendek kata, air di dalam paralom mendapat 2 sumber pemanas. Selanjutnya, air yang sudah sudah panas ini akan terkonveksi ke bagian atas pipa/saluran keluar dan dihubungkan dengan kran yang ada pada bagian kanan bawah.

Komentar dan pertanyaan saya tunggu :) dan silahkan tunggu ide kreatif dari beliau yang beberapa hari yang lalu terpampang di Jawa Pos - Radar Malang atas ide kreatif beliau dengan Sel surya untuk mengerakkan mobil mobilan.

 

Comments  

 
# praktisiriantono 2013-04-07 23:12
bagaimana hasil panasnya bung, sampai berapa derajat? apa sdh mencoba mengganti pvc dgn pipa tembaga/alumunium?
thank's.
Salam
 

Add comment

Security code
Refresh

Login

whatsapptwitter-fisika

Jadwal-Dosen

fisikaum button facebook

 

Who's Online

We have 24 guests online

Komentar

Skripsi | Panduan situs | Members