You are here: Home Download Semua Download Artikel Skripsi Mahasiswa

Fisika UM

Artikel Skripsi Mahasiswa

Kumpulan Artikel Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UM.
Login untuk download

Categories

Semester Genap 2014/2015

Semester Genap 2014/2015

Artikel Skripsi Mahasiswa Jurusan Fisika Semester Genap 2014/2015

Semester Pendek 2013-2014

Semester Pendek 2013-2014

Jurnal Skripsi Mahasiswa Fisika Semester Pendek 2013-2014.

50 Mahasiswa.

Documents

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

Fita Nur Indahsari (209321420846) Pembimbing : Purbo Suwasono, dan Chusnana Insjaf Yogihati Fita Nur Indahsari (209321420846) Pembimbing : Purbo Suwasono, dan Chusnana Insjaf Yogihati

hot!
Date added: 05/16/2013
Date modified: 05/16/2013
Filesize: 989.34 kB
Downloads: 2147

PERANGKAT PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS DISKUSI PEMBUATAN SOAL

PADA MATERI DINAMIKA GERAK

 

Fita Nur Indahsari, Purbo Suwasono, dan Chusnana Insjaf Yogihati

Universitas Negeri Malang

E-mail : ijho23.bgt@gmail.com

ABSTRAK :  Telah dilakukan penelitian pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Diskusi Pembuatan Soal pada Materi Dinamika Gerak di SMA Laboratorium UM. Tujuan Penelitian ini untuk (1) mengembangkan perangkat pembelajaran fisika, dan (2) mengetahui tingkat kelayakan perangkat pembelajaran setelah divalidasi isi dan uji terbatas. Data diperoleh dari angket yang diberikan kepada 3 validator dari dosen/guru dan 6 responden dari peserta didik SMA Laboratorium UM. Data angket dari validator dan uji terbatas dianalisis dengan teknik perhitungan rata-rata. Hasil penelitian pengembangan adalah komponen-komponen perangkat menunjujjan hasil valid dan layak digunakan oleh guru dan peserta didik.

 

Kata kunci : perangkat pembelajaran fisika, diskusi pembuatan                                        soal, dinamika gerak, peserta didik SMA kelas X

Artikel Elfia Yunita Dewi Artikel Elfia Yunita Dewi

hot!
Date added: 05/16/2013
Date modified: 05/16/2013
Filesize: Empty
Downloads: 1716

PENGARUH PEMBELAJARAN STRATEGI PROBLEM SOLVING DISERTAI PENGGUNAAN ISOMORPHIC PROBLEM PAIRS TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 2 BATU

Elfia Yunita Dewi1, Purbo Suwasono, dan Sumarjono.

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

1e-mail: elvionita@gmail.com

       

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara pembelajaran strategi problem solving disertai penggunaan isomorphic problem pairs dan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar ditinjau dari keterampilan berpikir kritis siswa. Jenis pene­li­tian yang digunakan adalah quasi experimental designs, dengan desain penelitian factorial 2x2. Proses penentuan sampel penelitian de­ngan pur­posive sampling dari siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Batu angkatan 2012/2013. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji ANAVA dua jalur. Diperoleh hasil penelitian tidak ada interaksi.

 

Kata kunci: Problem Solving, Isomorphic Problem Pairs (IPPs), prestasi belajar, Keterampilan Berpikir Kritis

 

            Nilai fisika ujian tengah semester SMA Negeri 2 Batu dari total siswa 85 kelas XI IPA, siswa yang memenuhi nilai KKM 75 hanya 1,20%. Hal ini dimungkinkan karena model pembelajarannya terpusat pada guru (teacher center). Hasil penelitian terdahulu memberikan kontribusi bahwa pembelajaran strategi problem solving memiliki keunggulan dalam meningkatkan prestasi belajar dan melatih siswa berpikir kritis. Isomorphic Problem Pairs (IPPs) digunakan untuk optimalisasi dari strategi problem solving dalam memahami konsep dan prinsip fisika dengan lebih baik ditunjukkan oleh hasil penelitian Lin (2011) “using isomorphic worked-out examples to help student transfer what they learned from one context to another can be a useful tool to help student understand the applicability of physics principles in diverse situations and develop a coherent knowledge structure of physics”. Keterampilan berpikir kritis tinggi sangat erat kaitannya dengan skor prestasi belajar yang tinggi pula, seperti yang ditulis Moore dan Stanley (2010) bahwa Harold Wenglinsky found that teaching critical thinking is associated with higher test score. Pemilihan pokok bahasan usaha dan energi, dengan alasan: 1) Fenomena fisika terkait usaha dan energi sering dijumpai lebih banyak dalam kehidupan sehari-hari dan materinya memiliki cangkupan yang luas, sehingga lebih efektif jika dibelajarkan dengan pembelajaran strategi problem solving menggunakan isomorphic problem pairs. 2) Gaya dalam setiap sistem pada aplikasi usaha dan energi memiliki beberapa komponen yang dapat diuraikan. Dalam penguraian gaya-gaya tersebut siswa perlu memiliki keterampilan berpikir kritis yang tinggi. Secara tidak langsung pembelajaran strategi problem solving menggunakan isomorphic problem pairs dapat meningkatkan keterampilan berpikir siswa, yang pada akhirnya prestasi belajar fisika pada pokok bahasan usaha dan energi lebih baik. Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui prestasi belajar kelompok siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis tinggi dan dibelajarkan dengan pembelajaran strategi problem solving disertai penggunaan isomorphic problem pairs lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan secara konvensional, 2) Mengetahui prestasi belajar kelompok siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis rendah dan dibelajarkan dengan pembelajaran strategi problem solving disertai penggunaan isomorphic problem pairs lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan secara konvensional, 3) Mengetahui adanya interaksi antara pembelajaran strategi problem solving disertai penggunaan isomorphic problem pairs dan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar ditinjau dari keterampilan berpikir kritis siswa. Dalam penelitian ini tahapan problem solving yang digunakan adalah mengikuti tahapan yang dikemukakan oleh Gok & Silay (2010:8) yaitu Understanding (fokus pada masalah meliputi melukiskan sketsa gambar, mendefinisikan simbol dan melukiskan hubungan secara kualitatif), Planning (merencanakan solusi meliputi memilih persamaan matematis yang sesuai seperti konsep dasar atau prinsip dasar), Solving (menjalankan rencana meliputi penerapan konsep untuk menyelesaikan permasalahan), dan Checking (mengevaluasi jawaban). Tahapan tersebut dapat disajikan dalam contoh sebagai berikut. Andi sedang membantu ayahnya menata ruang tamu. Andi ingin memindahkan meja hias ke sudut ruangan yang berjarak 7 m dari tempat semula. Andi tidak dapat mengangkat meja tersebut tetapi Andi tetap dapat memindahkan meja tersebut dengan gaya 45 N. Apakah yang dilakukan Andi dan berapa usaha yang dikerjakan?

 

ARTIKEL AHFIDATUL HUSNIYAH ARTIKEL AHFIDATUL HUSNIYAH

hot!
Date added: 05/16/2013
Date modified: 05/16/2013
Filesize: 40.18 kB
Downloads: 1366

ARTIKEL SKRIPSI, Hadi Priyo Utomo(1), Hartatiek (2), Yudyanto(2) ARTIKEL SKRIPSI, Hadi Priyo Utomo(1), Hartatiek (2), Yudyanto(2)

hot!
Date added: 02/26/2013
Date modified: 03/31/2013
Filesize: 1.14 MB
Downloads: 1711

Hadi Priyo Utomo(1), Hartatiek (2), Yudyanto(2).

Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

e-mail: hadi_piyu@yahoo.co.id

 

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penggerusan terhadap konstanta dielektrik, kekerasan dan mikrostruktur keramik oksida SiO2-MgO. Bahan Silika dikenal dengan kekerasannya, selain itu silika juga dapat mengurangi keplastisan dan mengurangi susut kering. Sedangkan Magnesium Oksida merupakan bahan keramik elektronik yang dibuat sebagai insulator listrik, sehingga baik untuk pembuatan bahan dielektrik. Pemberian variasi lama penggerusan dimaksudkan untuk mengoptimalkan proses penggerusan dan memaksimalkan kepadatan keramik. Sehingga paduan antara keramik oksida SiO2 dan MgO dengan menvariasi lama penggerusan diharapkan dapat menghasilkan keramik yang memiliki keunggulan sifat mekanik dan elektrik. Penelitian ini memadukan keramik oksida SiO2-MgO dengan variasi lama penggerusan 1 jam, 2 jam, 4 jam, 6 jam, dan 8 jam. Sintering dilakukan pada suhu 1100ºC dengan lama penahanan selama 10 jam. Kemudian sampel diukur kapasitansinya menggunakan kapasitansimeter dan dihitung nilai konstanta dielektrik dan diuji kekerasan menggunakan metode Micro Vickers Hardness. Sampel yang telah diuji kekerasan kemudian diambil tiga nilai kekerasan, yaitu kekerasan rendah, sedang/tengah, dan tinggi untuk diuji mikrostruktur dengan SEM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Lama penggerusan berpenga-ruh terhadap nilai konstanta dielektrik keramik oksida SiO2-MgO secara polynomial kuadratik, semakin lama proses penggerusan maka nilai konstanta dielektrik semakin besar, (2) Lama penggerusan berpengaruh terhadap nilai kekerasan keramik oksida SiO2-MgO secara polynomial kuadratik, semakin lama proses penggerusan maka kekerasan semakin besar, (3). Nilai kekerasan semakin meningkat apabila jumlah luasan total pori-pori dan luas fraksi pori-pori yang terbentuk pada mikrostruktur berkurang.

 

Kata kunci: Lama penggerusan SiO2-MgO, konstanta dielektrik, kekerasan, mikrostruktur

Pengaruh Lama Penggerusan terhadap Konstanta Dielektrik, Kekerasan, dan Mikrostruktur Keramik Oksida SiO2-MgO

Hadi Priyo Utomo(1), Winarto(2), dan Chusnana Insyaf Yogihati(2). Pengembangan Multimedia Hadi Priyo Utomo(1), Winarto(2), dan Chusnana Insyaf Yogihati(2). Pengembangan Multimedia

hot!
Date added: 02/26/2013
Date modified: 02/26/2013
Filesize: 38 kB
Downloads: 962

 

Hadi Priyo Utomo(1), Winarto(2), dan Chusnana Insyaf Yogihati(2).

Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

e-mail: hadi_piyu@yahoo.co.id

Keterangan: (1) Mahasiswa, (2) Dosen Pembiming

 

ABSTRAK : Berdasarkan observasi awal pada kelas VIII B MTs Islamiyah Songgon Kabupaten Banyuwangi nampak bahwa pembelajaran masih terpusat pada guru, siswa jarang dilibatkan secara aktif dalam kegiatan pembelajaran. Metode pembelajaran ceramah, pemberian latihan soal dan tugas yang sering dilakukan oleh guru dinilai masih belum efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini terlihat dari analisis hasil tes pertama menunjukkan bahwa sedikit yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 69,78, dan rerata nilai tes awal yaitu 23,53 untuk kelas eksperimen dan 50,27 untuk kelas kontrol. Salah satu model pembelajaran yang dapat memperbaiki proses pembelajaran di kelas VIII B tersebut adalah model pembelajaran dengan menggunakan mutimedia animasi audio-visual berbantuan komputer atau CAI (Computer Assisted Instruction). Model pembelajaran ini merupakan kegiatan pembelajaran instruksional maupun interaktif yang pokok-pokok meterinya dipresentasikan dalam bentuk gambaran animasi audio visual sehingga materi dapat diserap dengan maksimal. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII B MTs Islamiyah Songgon Kabupaten Banyuwangi tahun ajaran 2011/2012 dengan jumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen, dan siswa kelas VIII A MTs Islamiyah Songgon Kabupaten Banyuwangi tahun ajaran 2011/2012 dengan jumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitiannya adalah penelitian dan pengembangan yang telah dimodifikasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah validitas media menggunakan angket dengan rentang angka 1-5 dan menggunakan persentase. Untuk hasil belajar aspek kognitif digunakan rentang 0-100 dari hasil tes siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pengembangan media dapat dikatakan valid dan layak, sehingga dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dikelas. Hasil validasi didapatkan validitas atau kelayakan media pembelajaran dari ahli media sebesar 87,50%, kelayakan materi pembelajaran dari ahli materi sebesar 89,23%, kelayakan media pembelajaran dari tes uji coba terbatas dan uji coba lebih sebesar 85,57%, dan 90,27%. Hasil analisa soal tes juga dinyatakan bahwa reliabilitas tes cukup tinggi yaitu sebesar 0,774. Sedangkan hasil prestasi belajar siswa kelas kontrol sebelum tindakan rataratanya adalah 50,27 meningkat menjadi 69,86 dan hasil peningkatan prestasi belajar siswa kelas eksperimen sebelum tindakan rata-ratanya adalah 23,53 meningkat menjadi 72,35. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran dengan media pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII B MTs Islamiyah Songgon Kabupaten Banyuwangi.

 

 

Kata kunci: Multimedia Pembelajaran, Animasi, Prestasi Belajar.

Analisis hasil belajar fisika ditinjau dari kecerdasan emosional siswa Analisis hasil belajar fisika ditinjau dari kecerdasan emosional siswa

hot!
Date added: 02/14/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 192.5 kB
Downloads: 4502

kecerdasan emosional adalah “himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.

Analisis kecerdasan emosional Analisis kecerdasan emosional

hot!
Date added: 02/14/2013
Date modified: 06/04/2016
Filesize: 357.1 kB
Downloads: 725

kecerdasan emosional adalah “himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.

artikel_silvia candra wahyuni_siti zulaikah_daeng achmad suaedi artikel_silvia candra wahyuni_siti zulaikah_daeng achmad suaedi

hot!
Date added: 02/04/2013
Date modified: 02/04/2013
Filesize: 369.72 kB
Downloads: 2511

PEMETAAN NILAI SUSEPTIBILITAS MAGNETIK PADA TOP SOIL SEBAGAI INDIKATOR PENYEBARAN LOGAM BERAT DI SEKITAR JALAN SOEKARNO-HATTA MALANG 

ABSTRAK: Pencemaran tanah merupakan salah satu ancaman yang mempengaruhi kualitas lingkungan hidup dan kesehatan. Polutan tersebut dapat membawa logam berat yang dapat mengganggu manusia.

Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  rentang nilai suseptibilitas magnetik top soil di Jalan Soekarno-Hatta Malang serta memetakan nilai suseptibilitas  magnetik dan  penyebaran logam berat di sekitar Jalan Soekarno-Hatta Malang.

Hasil pengukuran suseptibilitas magnetik dengan frekuensi rendah (low frequency susceptibility) menunjukkan rentang nilai 592.7 x 10-8 m3/kg  9827 x 10-8 m3/kg. Sementara itu, nilai  suseptibilitas  magnetik  dengan  menggunakan  frekuensi  tinggi  (high frequency susceptibility) berada dalam rentang 584.2 x 10-8 m3/kg  9681.1 x 10-8 m3/kg. Pemetaan nilai suseptibilitas  magnetik di sekitar Jalan Soekarno-Hatta Malang dilakukan dengan menggunakan software Surfer 8.0.  Berdasarkan hasil pemetaan nilai suseptibilitas magnetik, dapat diketahui bahwa nilai suseptibilitas magnetik terbesar terletak pada jarak (200 - 300) meter dari titik awal pengukuran yang merupakan area ruko Soekarno-Hatta. Sementara itu, nilai suseptibilitas magnetik terendah terletak  pada jarak (0 - 150) meter dari titik awal pengukuran yang merupakan area lapangan Politeknik Negeri Malang.

Kata kunci: Suseptibilitas magnetik, logam berat, polutan.

ARTIKEL: Tri Putri Yuniarti, Heriyanto, Daeng Achmad Suaidi ARTIKEL: Tri Putri Yuniarti, Heriyanto, Daeng Achmad Suaidi

hot!
Date added: 01/29/2013
Date modified: 01/29/2013
Filesize: 38.96 kB
Downloads: 946

Tri Putri Yuniarti, Heriyanto dan Daeng Achmad Suaidi

ABSTRAK: Batik merupakan bagian dari hasil kebudayaan Indonesia yang telah diakui dunia internasional. Dalam era globalisasi seperti saat ini minat masyarakat terhadap batik semakin meningkat. Hal ini menuntut peningkatan produktivitas batik, sedangkan proses pembuatan batik tulis pada saat ini masih menggunakan cara tradisional. Berkaitan dengan hal tersebut, maka diperlukan penelitian tentang otomasi pembuatan batik tulis.

Penelitian ini bertujuan  untuk membuat suatu alat yang dapat mengolah citra serta mengirimkan perintah ke kontrol mesin untuk menggambarkan citra pada kain.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Data penelitian berupa data kualitatif berupa hasil pengolahan citra digital dan hasil pembatikan serta data kuantitatif seperti data yang didapatkan dari pengujian komunikasi serial, pengukuran konsumsi daya mesin pembatik dan pengujian mekanik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran dan pengujian. Kegiatan analisis data dilakukan dengan mengitung nilai kesalahan pada pengujian dengan data kuantitatif serta membandingkan setiap citra hasil pengolahan temasuk juga citra hasil pembatikan pada pengujian kualitatif.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh tiga kesimpulan sebagai berikut. Pertama, program pengolahan citra digital mampu mengolah citra dengan proses segmentasi, deteksi tepi dan pemberian warna serta dapat mengubah citra menjadi kode-kode perintah yang akan dikirim ke kontrol mesin. Kedua, mesin pembatik mampu manggambarkan pola pada kain dengan menggunakan lilin secara akurat. Ketiga, konsumsi daya mesin pada suhu canting maksimum sebesar 64,24 Watt.

Kata Kunci: batik, mikrokotroler, PC, Delphi, image processing.

artikel intan permata, samsul hidayat,heriyanto artikel intan permata, samsul hidayat,heriyanto

hot!
Date added: 01/23/2013
Date modified: 01/23/2013
Filesize: 546.85 kB
Downloads: 1469

ABSTRAK

Sari,Intan P . 2012. Rancang Bangun Logic Analyzer Menggunakan ATMega 16 Berbantuan PC Skripsi, Program Studi Fisika, Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Samsul Hidayat, S.Si., M.T, (II) Heriyanto, S.pd, M.Si.

Kata Kunci: Logic Analyzer, PC.

Seiring berkembangnya teknologi, peralatan yang menggunakan sistem digital semakin diminati masyarakat. Internet dan telepon seluler adalah sebagian kecil teknologi digital handal yang sudah terbukti digunakan masyarakat. Dengan semakin diminatinya sistem digital menuntut adanya alat ukur yang mampu menganalisis sinyal digital dari rangkaian digital atau IC. Alat yang ada saat ini adalah Logic Anaylzer. Pada umumnya Logic Analyzer hanya memiliki channel masukan yang digunakan untuk membaca logika keluaran dari rangkaian yang diuji lalu ditampilkan dalam bentuk grafik berupa gelombang kotak yang mewakili logika 0 ketika gelombang pada level rendah dan 1 ketika gelombang pada level naik seperti Logic Analyzer Agilent type 16800 keluaran tahun 2006. Logic Analyzer tersebut tidak memiliki fasilitas untuk mengeluarkan logika sebagai masukan alat yang diuji,tidak memiliki fasilitas untuk menyimpan data hasil pengujian.Fasilitas ini dibutuhkan untuk memberi kemudahan dalam pengujian.

Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh rancangan alat pembaca logika keluaran dan pemberi logika masukan IC dan rangkaian elektronika digital dan membuat perangkat lunak pengolahan data supaya dapat ditampilkan pada komputer.

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan. Data penelitian berupa data kuantitatif seperti data yang didapatkan dari pengujian komunikasi serial, pengukuran impedansi masukan, pengukuran tegangan logika, pengukuran konsumsi daya dan pengukuran kecepatan pada dua mode. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran dan pengujian. Kegiatan analisis dilakukan dengan menghitung nilai kesalahan saat pengujian dengan data kuantitatif serta membandingkan hasil pengujian IC dengan datasheet IC yang diuji.

Hasil Penelitian ini yaitu rancang bangun logic analyzer menggunakan ATMega16 berbantuan PC. Logic Analyzer memiliki Impedansi masukan sebesar 16,25 ?,  Tegangan logika bernilai 1 ketika mendapat tegangan 3.39 – 5 Vdan akan bernilai 0 ketika mendapat tegangan  0-3.18V, konsumsi daya Logic Analyzer ini sebesar 0,106651 W. Alat ini memiliki 16 channel masukan dan 8 channel keluaran. Proses pengambilan data pada alat ini terdapat dua mode, yaitu Mode real time yang digunakan untuk menguji IC yang tidak memerlukan kecepatan tinggi, kecepatan maksimum  mode ini 14.25 Hz dan Mode Save Memory yang memiliki kecepatan maksimum 166,67Khz. Alat ini memiliki beberapa fasilitas pada tampilannya.

Artikel, Muhammad Arifin, Markus Diantoro, Abdulloh Fuad Artikel, Muhammad Arifin, Markus Diantoro, Abdulloh Fuad

hot!
Date added: 01/16/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 869.09 kB
Downloads: 1571

ABSTRAK: Salah satu material yang mempunyai banyak kegunaan dan memiliki potensi yang besar pada masa yang akan datang yaitu material La1-xSrxCoO3. Senyawa La1-xSrxCoO3 atau sering dinamakan LSCO merupakan salah satu material yang menarik. Salah satu kegunanaan dan potensi aplikasinya yaitu sebagai material termoelektrik. Material termoelektrik dapat diapliksikan sebagai pendingin (refrigrator) dan generator termoelektrik yang sangat berguna untuk masa mendatang. Dalam struktur nano, material termoelektrik dapat digunakan untuk mengkonversi energi dengan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan material bulk. Material LSCO akan mempunyai sifat termoelektrik dengan efisiensi yang lebih tinggi dibanding sebelumnya jika dibentuk dalam ukuran nano karena bentuk struktur nano dari material LSCO mengakibatkan munculnya efek pembatasan gerak dari pembawa muatan listrik pada skala mikroskopik atau yang dikenal sebagai efek kuantum (quantum confinement) yang dapat meningkatkan nilai koefisien Seebeck dan konduktivitas listrik. Dalam penelitian ini, LaCoO3 didoping dengan Sr dalam bentuk La1-xSrxCoO3 (0 ? x ? 0,4). Bahan dasar yang digunakan adalah La(NO3)3.6H2O ( p.a. 99,9%), Sr(NO3)2 ( p.a. 99,9%), Co(NO3)2.6H2O ( p.a. 99,9%), dan NH4OH (p.a. 99,9%). Metode sintesis yang digunakan adalah metode kopresipitasi. Karakterisasi komposisi menggunakan XRF, struktur kristal menggunakan XRD, dielektrisitas menggunakan kapasintansi meter dan konduktivitas listrik menggunakan metode 4-point probe. Fase dan struktur kristal dianalisis dengan software Celref, ukuran butir kristal dihitung melalui persamaan Scherrer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase La1-xSrxCoO3 yang terbentuk masih relatif kecil karena adanya fase lain yang muncul yaitu La2O3 dan Co3O4. Meskipun masih ada impuritas, partikel nano La1-xSrxCoO3 telah berhasil disintesis dengan ukuran butir kristal berkisar antara 11,55 nm hingga 14,66 nm. Hasil analisis dengan program Celref menunjukkan bahwa peningkatan komposisi doping Sr2+ juga meningkatkan volume kristal senyawa partikel nano La1-xSrxCoO3. Hal ini disebabkan oleh jari-jari Sr2+ yang lebih besar menggantikan posisi La3+ yang mempunyai jari-jari yang lebih kecil. Sedangkan konstanta dielektrik yang diperoleh masih acak dan belum berpola. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu adanya perubahan keadaan spin kobalt yaitu dari Low Spin ke Intermediate Spin. Untuk konduktivitas listrik cenderung naik dan sesuai dengan teori kecuali pada x = 0,1. Ini disebakan karena pada x = 0,1 masih didominasi oleh senyawa Co3O4.

 

Kata kunci: partikel nano, La1-xSrxCoO3, dielektrisitas, konduktivitas listrik

Pasuna Wirawan, Abdulloh Fuad, dan Nandang Mufti. 2012.Sintesis dan Karakterisasi Fase SiC dari Abu Jerami Padi Melalui Metode Liquid-Phase Sintering Pasuna Wirawan, Abdulloh Fuad, dan Nandang Mufti. 2012.Sintesis dan Karakterisasi Fase SiC dari Abu Jerami Padi Melalui Metode Liquid-Phase Sintering

hot!
Date added: 01/16/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 621.47 kB
Downloads: 1678

Artikel Pasuna Wirawan, Abdulloh Fuad, Nandang Mufti

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah sintesis dan karakterisasi resistivitas fase SiC dari abu jerami padi. Penelitian ini diaplikasikan sebagai elemen pemanas suhu tinggi. Untuk memenuhi syarat sebagai material semikonduktor dan elemen pemanas suhu tinggi, dibutuhkan SiC yang memiliki resistivitas pada rentang 102-103 ?.cm.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah liquid-phase sintering. Pada penelitian ini diawali dengan sintesis SiO2 amorf dari abu jerami padi menggunakan metode sol-gel. Liquid phase sintering dilakukan dengan campuran awal berupa SiO2 yang diperoleh dari abu jerami padi, karbon, dan additives sintering berupa Al (5% massa campuran) pada variasi suhu 1200 s.d. 1400oC selama 6 jam dalam atmosfer Ar.

      Identifikasi fase menunjukkan puncak kristal silikon karbida moissanite (3C-SiC) telah terbentuk pada suhu sintering 1200oC (LPSSiC-1200). Pada suhu 1300oC mulai terjadi transformasi fase SiC yang berstruktur kubik (3C-SiC) menjadi rhombohedral (141R-SiC) dan heksagonal (16H-SiC). Nilai resistivitas LPSSiC yang mendekati nilai resistivitas SiC ideal yaitu pada material LPSSiC-1400 dengan nilai sebesar 3,14x102 ?.cm pada suhu ruang.

ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUGIYANTO, ENDANG PURWANINGSIH ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUGIYANTO, ENDANG PURWANINGSIH

hot!
Date added: 01/15/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 256.77 kB
Downloads: 3152

STUDI PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) DI KELAS X-3 SMA NEGERI 2 PAMEKASAN PADA MATA PELAJARAN FISIKA

Khalifatur Rahman  - Jurusan Fisika PRODI Pend. Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Malang

Email: th3kun@ymail.com

ABSTRAK KTSP merupakan kurikulum yang berorientasi muatan lokal (kemampuan siswa dan masyarakat sekitar), sehingga guru diberi kebebasan dalam menentukan indikator pembelajaran sesuai dengan kemampuan siswa dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sekitarnya, sedangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditentukan secara nasional bertujuan untuk menyamakan pencapaian tujuan pendidikan pada tiap-tiap jenjang pendidikan. SMAN 2 Pamekasan merupakan salah satu SMA favorit yang ada di Kabupaten Pamekasan. SMAN 2 Pamekasan merupakan sekolah yang selalu terdepan dalam melakukan pembenahan kurikulum. Informasi yang diperoleh dari observasi awal yang telah dilakukan yaitu pelaksanaan pembelajaran di kelas X-3 yang dilakukan oleh guru subjek penelitian, pembelajaran tersebut masih belum memenuhi standar proses BNSP.

Dalam penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan pelaksanaan KTSP SMAN 2 Pamekasan di kelas X-3 pada mata pelajaran fisika. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitan ini adalah penelitan kelas, karena pada penelitian ini terfokus pada perencanaan, pelaksanaan, serta penilaian hasil dan proses pembelajaran yang terjadi di kelas.Sumber data dalam penelitian ini adalah guru, siswa, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Data dokumentasi perangkat pembelajaran seperti PROTA, PROMES, silabus, dan RPP, serta perangkat evaluasi pembelajaran. Selain dokumen sumber data penelitian ini adalah video pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru mata pelajaran fisika kelas X-3 SMA Negeri 2 Pamekasan (informan). Untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini, maka peneliti menggunakan metode sebagai berikut: wawancara, observasi dan dokumentasi.

Pelaksanaan KTSP di Kelas X-3 SMA Negeri 2 Pamekasan pada Mata Pelajaran Fisika kesesuaian sebesar 78,08% dengan katagori cukup sesuai KTSP, sedangkan secara khusus pada perencanaan mencakup perangkat pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran di kelas X-3 SMA Negeri 2 Pamekasan pada Mata Pelajaran Fisika. Perangkat tersebut dikembangkan secara kelompok dalam MGMP dan mandiri oleh guru fisika dengan melakukan prosedur pembuatan PROTA, PROMES, Silabus, dan RPP sesuai ketentuan KTSP, sedangkan kesesuaian produk perencanaan pembelajaran dengan KTSP pada PROTA sebesar 83,33%, PROMES sebesar 91,66%, silabus sebesar 85,88%, dan RPP secara keseluruhan sebesar 72,5%, sehingga rata-rata kesesuaian perencanaan secara keseluruhan sebesar 83,34% dengan kata gori sesuai KTSP. Pada pelaksanaan pembelajaran di kelas X-3 SMA Negeri 2 Pamekasan pada Mata Pelajaran Fisika secara sudah sesuai ketentuan KTSP dengan prosentase kesesuain sebesar 81,33% kegiatan guru dengan katagori sesuai KTSP dan 77,66% kegiatan siswa dengan katagori cukup sesuai KTSP. Pada penilaian pembelajaran di kelas X-3 SMA Negeri 2 Pamekasan pada Mata Pelajaran Fisika sudah berdasarkan standar isi yaitu melalui ulangan harian dan tugas, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, serta terdapat pengayaan dan remidal sebagai tindak lanjut disetiap penilaian pada akhir pencapaian kompetensi, sedangkan kesesuaiannya dengan KTSP sebesar 70%.

Katakunci: KTSP, Pelajaran Fisika.

ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUHARTATIK, NASIKHUDIN ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUHARTATIK, NASIKHUDIN

hot!
Date added: 01/15/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 705.45 kB
Downloads: 3979

PENGARUH LAMA MILLING PADA SINTESIS BIOKERAMIK HYDROXYAPATITE (HA) DENGAN METODE SOLID-STATE REACTION TERHADAP KEKRISTALAN, MIKROSTRUKTUR, DAN KUAT TEKAN

Khalifatur Rahman Jurusan Fisika FMIPA,FMIPA, Universitas Negeri Malang Email: th3kun@ymail.com ABSTRAK Jutaan orang menderita cacat tulang yang timbul dari trauma, tumor atau penyakit tulang, dan pasti dalam kasus-kasus ekstrim mengakibatkan kematian. Bahan tulang pengganti tradisional yang sudah umum seperti autografts, allogratfs dan xenogratfts, tidak tahan lama dan dapat menyebabkan resiko infeksi dan pengurangan kekebalan tubuh, sehingga mempengaruhi kualitas tulang pengganti tersebut. Hydroxyapatite (HA) adalah salah satu biomaterial yang merupakan komponen utama jaringan tulang dan gigi. Sifat utama HA adalah memiliki biokompatibilitas, ikatan tulang, dan dapat tumbuh serta berkembang bersama-sama dengan tulang asli atau regenerasi tulang yang baik. Berdasarkan paparan di atas, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama Milling pada sintesis biokeramik hydroxyapatite (ha) dengan metode solid-state reaction terhadap sifat kristal, mikrostruktur, dan kuat tekan. Pada penelitian ini bahan dasar yang digunakan adalah Ca3(PO4)(s) dengan kemurnian 99,99%, CaCO3 dengan kemurnian 99,99%, H2O. sampel dipreparasi dengan variasi lama Milling yaitu 5 jam, 10 jam, dan 15 jam, dianeling pada suhu 600°C selama 6 jam, dan disintering pada suhu 1100°C selama 12 jam. Sampel dikarakterisasi Kekristalan, mikrostruktur, dan kuat tekan, dengan menggunakan XRD, SEM, dan alat penguji kuat tekan. Hasil analisis Hydroxyapatite (HA) menunjukkan fase yang cocok dengan model pembanding Hydroxyapatite (HA) dari American Mineralogyst Crystalographic Structure Database (AMCSD) dengan tingkat keberhasilan 100%. Lama pemillingan tidak mempengaruhi kuat tekan secara langsung, tetapi mempengaruhi mikrostruktur yang dihasilkan pada proses sintering, sehingga kuat tekan dipengaruhi oleh keadaan mikrostruktur. Mikrostruktur yang baik akan menghasilkan kuat tekan yang besar begitu juga sebaliknya. Keadaan mikrostruktur yang baik dengan jumlah pori dan retakan yang sedikit, serta distribusi grain yang baik menghasilkan nilai kuat tekan yang besar yaitu pada sampel dengan lama Milling 5 jam sebesar 43,72Mpa, begitu juga sebaliknya keadaan mikrostruktur yang kurang baik dengan jumlah pori dan retakan yang banyak, serta distribusi grain yang kurang baik menghasilkan nilai kuat tekan kecil yaitu pada sampel dengan lama Milling 15 jam sebesar 41,71 Mpa. Katakunci: Hydroxyapatite (HA), Kekristalan, Mikrostruktur, Kuat Tekan.

Volvariella Volvacea, Sutrisno, Daeng Achmad Suaidi Volvariella Volvacea, Sutrisno, Daeng Achmad Suaidi

hot!
Date added: 01/15/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 606.46 kB
Downloads: 849

KLASIFIKASI DAN PERUBAHAN JUMLAH SUNSPOT·

BERDASARKAN METODE ZURICH DIAMATI DARI LABORATORIUM ASTRONOMI JURUSAN FISIKA FMIPA UM PADA BULAN AGUSTUS – OKTOBER 2012

Volvacea, Volvariella - Universitas Negeri Malang

Email: volvacea14@gmail.com

ABSTRAK: Bintik matahari adalah bagian dari permukaan matahari yang dipengaruhi aktivitas magnetis hebat yang mengakibatkan terhambatnya konveksi membentuk daerah yang bersuhu lebih dingin. Bintik Matahari (sunspot) merupakan fenomena yang paling mudah diamati dan telah lama mendapatkan perhatian dari para ahli astrofisika. Berdasarkan hasil pengamatan para ahli fisika Matahari disimpulkan bahwa sunspot dapat berubah-ubah dan dapat “tumbuh”, baik dalam jumlah, letak maupun besarnya.

Selama perkembangannya dari bentuk tunggal menjadi grup, sunspot akan mengalami perubahan luas dan· medan magnet dari polaritas sederhana menjadi kompleks. Inti yang medan magnetnya bertambah kuat akan berkembang menjadi grup bintik Matahari. Grup bintik Matahari menurut kondisi perkembangannya diklasifikasikan ke dalam 9 klasifikasi Zurich, yaitu kelas A, B, C, D, E, F, G, H dan J.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas Matahari dan pola evolusi sunspot pada bulan Agustus – Oktober 2012 serta membandingkan hasil penelitian dengan penelitian sebelumnya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, yaitu memaparkan data yang diperoleh dari hasil pengamatan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Astronomi Fisika UM dengan menggunakan teleskop.

Hasil penelitian tersebut kemudian dibandingkan dengan hasil pengamatan dari Kanzelhöhe Solar Observatory (KSO) untuk mengetahui nilai faktor koreksi (k). Nilai faktor koreksi di Laboratorium Astronomi Fisika FMIPA UM adalah sebesar 1,077. Faktor koreksi ini kemudian digunakan untuk menghitung aktivitas sunspot tiap harinya dengan menggunakan persamaan R=k(10g×f), dimana g adalah jumlah grup sunspot dan f adalah jumlah bintik. Hasilnya, aktivitas Matahari pada bulan Agustus – Oktober 2012 mengalami penurunan dibandingkan dengan hasil penelitian sunspot pada bulan Mei – Juli 2012.

Kata Kunci: Sunspot, Klasifikasi Sunspot, Metode Zurich.

ARTIKEL, D.Dodi A. W Ulum, Markus Diantoro, Abdullah Fuad ARTIKEL, D.Dodi A. W Ulum, Markus Diantoro, Abdullah Fuad

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 04/29/2013
Filesize: 1.49 MB
Downloads: 2332

PENGARUH DOPING ION Mg TERHADAP STRUKTUR

DAN DIELEKTRISITAS PADA SENYAWA DELAFOSIT CuAl1-xMgxO2

YANG DI SENTESIS MELALUI METODE SOLIDSTATE REACTION

D. DODI ABDI WAJDAN ULUM

Fakultas FMIPA Universitas Negeri Malang

Email : ulum.andreas@gmail.com

ABSTRAK

Senyawa delafosit (CuAlO2) ditemukan oleh ahli kristalografi dari Prancis bernama G. Delefosse pada abad ke 19. Meterial ini menarik untuk dikaji karena memiliki potensi aplikasi yang sangat luas. Salah satu karakteristik yang khas dari sampel ini adalah pemanfaatannya sebagai transparent conducting oxide (TCO). Potensi aplikasi TCO adalah untuk optoelektronik transparan, layar sentuh, dan solar cells dengan efisiensi yang tinggi.

         Pada penelitian ini, CuAlO2 di doping dengan ion Mg dalam bentuk CuAl1-xMgxO2 dengan menggunakan metode solid state atau sintering. Prosesnya dilakukan dengan cara menggerus semua bahan pada mortar selama kurang lebih 6 jam. Setelah bahan digerus, bahan kemudian dicetak menggunakan mesin press hidrolik. Kemudian disintering pada suhu 1000oC selama 6 jam. Karakterisasi struktur Kristal menggunakan XRD dan dielektrisitas menggunakan kapasitansi digital tipe AD. Fase yang terbentuk diidentifikasi dengan program PCW, struktur kristal dianalisis dengan program Celref. Selanjutnya ukuran butir kristal dihitung menggunakan persamaan Scherrer.

          Hasil penelitian menunjukkan bahwa CuAl1-xMgxO2 telah berhasil disintesis dengan ukuran butiran kristalnya berkisar 8,30 mm hingga 15,02 mm. Hasil analisis fase dan parameter kisi dan volume kristal. Sebagai konsekuensi dari hasil tersebut membuat semakin besar doping maka semakin kecil dielektrisitasnya. Hal ini disebabkan jari-jari ion Mg lebih besar daripada jari-jari ion Al3+.

 

Kata Kunci : CuAl1-xMgxO2 Solid State Reaction, Struktur, Dielektrisitas.

ARTIKEL Sri Astutik Ningtiyas, Kadim Masjkur, Sulur ARTIKEL Sri Astutik Ningtiyas, Kadim Masjkur, Sulur

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 11183

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Materi GLB dan GLBB untuk Siswa Kelas X-5 SMA Brawijaya Smart School Malang. Tujuan penelitian ini untuk (1) meningkatkan kemampuan komunikasi siswa, dan (2) prestasi belajar fisika siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan catatan lapangan, lembar observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan proses keterlaksanaan pembelajaran dari siklus I sebesar 73,3% (dalam kriteria cukup) mejadi 96,7% (dalam kriteria sangat baik) pada siklus II. Untuk kemampuan komunikasi siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 72,1% dengan kriteria cukup, dan meningkat pada siklus II menjadi 85,6% dengan kriteria baik. Sementara untuk prestasi belajar fisika siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai sebesar 74,0 dan pada siklus II naik menjadi 91,2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan prestasi belajar fisika siswa kelas X-5 SMA BSS Malang.

Feni Aqidatul Ilmi, Yudyanto, Nandang Mufti Feni Aqidatul Ilmi, Yudyanto, Nandang Mufti

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 927.38 kB
Downloads: 1116

SINTESIS BaFe12O19 DENGAN METODE KOPRESIPITASI DENGAN VARIASI JUMLAH BARIUM KLORIDA DAN METODE REAKSI PADATAN BERBASIS PASIR BESI LOKAL DAN KARAKTERISASINYA

Feni Aqidatul Ilmi, Yudyanto, Nandang Mufti

Email : Fai_fis@yahoo.com

Barium heksaferit (BaFe12O19) menjadi bahan kajian yang menarik perhatian para peneliti karena· memiliki peluang aplikasi yang luas pada berbagai bidang, mulai dari bidang medis, bidang teknologi maupun bidang lingkungan. Telah diketahui sebelumnya bahwa dalam sintesis BaFe12O19 dengan metode kopresipitasi banyak fasa impuritas. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian untuk meningkatkan kuwalitas BaFe12O19. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan dilakukan penambahan Ba (barium klorida) dalam sintesisnya.

Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui· perbandingan Fe/Ba yang optimum untuk sintesis BaFe12O19 dengan metode kopresipitasi dan dibandingkan dengan metode reaksi padatan yang berbahan dasar pasir lokal. Proses sintesis metode kopresipitasi ini diikuti dengan sintering suhu 1000oC selama 2 jam untuk meningkatkan kualitas dari BaFe12O19. Proses sintesis pada reaksi padatan dilakukan dengan sintering 1000oC selama 16 jam dengan perbandingan sesuai stoikiometri yaitu1:12.

Pada penelitian ini, dilakukan variasi penambahan barium klorida pada metode kopresipitasi dengan mol Fe/Ba adalah 1:12, 1:10, 1:8, 1:7, 1:6 dan 1:2. Sedangkan, pada metode reaksi padatan digunakan Fe­3O4 dari pasir besi lokal yang telah dipisahkan dengan metode kopresipitasi. Semua sampel dikarakterisasi menggunakan XRD dan magnet permanen untuk mengetahui sifat kemagnetannya.

Hasil XRD menunjukkan bahwa variasi mol Fe/Ba yang optimum untuk sintesis BaFe12O19 menggunakan metode kopresipitasi adalah 7 dengan persentase kemurnian 98% dan ukuran partikel 45 nm, sedangkan pada metode reaksi padatan persentase kemurnian 92,2% dengan ukuran partikel 59 nm. Secara umum persentase kemurnian BaFe12O19 ini akan mempengaruhi sifat kemagnetan sampel, dimana semakin tinggi tingkat kemurnian BaFe12O19, maka respon sampel terhadap magnet juga akan semakin besar.

Kata kunci : BaFe12O19, Kopresipitasi, Reaksi Padatan

Artikel Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y Artikel Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 3719

ARTIKEL Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis konsep. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Data penelitian ini berupa data prestasi belajar dan data kemampuan analisis siswa. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji regresi terhadap data prestasi belajar dan data kemampuan analisis. Hasil penelitian menunjukkan· bahwa kemampuan analisis siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis konsep lebih baik dari kemampuan analisis siswa yang belajar secara konvensional. Besar pengaruh· kemampuan· analisis kelas eksperimen· terhadap prestasi belajar siswa adalah (49,6%) dan besar pengaruh· kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada kelas kontrol (20,4%).

Sa'diyah Nurul Umami, Markus Diantoro, Abdullah Fuad Sa'diyah Nurul Umami, Markus Diantoro, Abdullah Fuad

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 140.15 kB
Downloads: 1247

*PENGARUH VARIASI pH TERHADAP STRUKTUR KRISTAL DAN DIELEKTRISITAS NANOPARTIKEL DELAFOSIT CuFeO2

Sa’diyah Nurul Umami - Jurusan FMIPA Universitas Negeri Malang

Email : anum_ainun.ummah@ymail.com

Selama satu dekade terakhir ini penemuan senyawa delafosit mendorong perkembangan teknologi lebih pesat khususnya aplikasi pada piranti elektronik transparan. Senyawa ini dapat juga dimanfaatkan sebagai material termoelektrik dan sebagai TCO untuk aplikasi pada sensor dan diode. Delafosit dengan ukuran nanopartikel menarik untuk dikaji karena sifat-sifat unik nanopartikel biasanya berkaitan· dengan fenomena· kuntum sebagai akibat keterbatasan ruang gerak· elektron· dan pembawa muatan lainnya· dalam partikel. Fenomena ini· berimbas pada beberapa sifat material seperti perubahan warna yang dipancarkan, transparansi, kekuatan mekanik dan konduktivitas listrik. Penelitian delafosit khususnya pada CuFeO2 selama ini masih didominasi pada variasi doping dalam ukuran mikro.

Penelitian ini merupakan alternatif sintesis CuFeO2 dalam ukuran nano. Metode yang digunakan adalah metode sol gel yang memiliki kelebihan antara lain komposisinya lebih homogen dan dapat disintesis dengan menggunakan suhu lebih rendah daripada menggunakan reaksi padatan. Bahan dasar Cu(NO3)2.3H2O (PA 99%), Fe(NO3)3.9H2O (PA 99%) dilarutkan dalam DI water dengan katalis yang digunakan adalah asam sitrat. Sementara itu variasi pH dilakukan dengan meneteskan NH4OH ke dalam larutan. Larutan diaduk dengan stirer pada suhu ±80oC hingga larutan menjadi gel. Kemudian dipanaskan 400oC selama 4 jam. Karakterisasi struktur kristal menggunakan XRD dan dielektrisitas menggunakan kapasitansimeter tipe AD 5822. Fasa yang terbentuk diidentifikasi dengan menggunakan perangkat lunak PCW dan struktur kristal dianalisis dengan perangkat lunak Microcal Origin. Ukuran butir kristal dihitung menggunakan persamaan Scherrer.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanopartikel CuFeO2 berhasil disintesis dengan metode sol gel. Ukuran kristal bervariasi antara 32 nm hingga 46 nm.· Namun, masih ditemukan adanya fase lain berupa CuO dan Fe3O4. Pada pH 8 dihasilkan CuFeO2 dengan fraksi volume terbesar. Pola konstanta dielektrik sebagai fungsi pH berbanding terbalik dengan pola parameter kisi a=b dan volume kristal. Tampak bahwa adanya fase CuO dan Fe3O4 juga berpengaruh terhadap nilai konstanta dielektrik.

Kata kunci : Variasi pH, Struktur Kristal, Konstanta Dielektrik, Delafosit CuFeO2

artikel Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek artikel Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/08/2013
Filesize: 1.1 MB
Downloads: 9633

Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Bersuplemen Digital Materi Gerak Lurus untuk Siswa SMA Kelas X. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendiskripsikan pengembangan modul, dan (2) mengetahui kelayakan modul setelah divalidasi isi dan ujicoba terbatas. Data diperoleh dari angket yang diberikan kepada 3 validator dari dosen/guru dan 10 responden dari siswa SMA Negeri 1 Pagak. Data angket dari validator dianalisis dengan teknik perhitungan nilai rata-rata, sedangkan data angket dari responden dianalisis dengan menjumlahkan jawaban yang sama dari responden karena pilihan jawabannya “ya” dan “tidak”. Hasil penelitian adalah: komponen-komponen modul pengembangan menunjukkan hasil valid dan layak digunakan peserta didik dengan skor 3,48 dari skor maksimal 4,00.


Muhammad Lailia Nurafik, Sutrisno, Yoyok Adisetio Lakson Muhammad Lailia Nurafik, Sutrisno, Yoyok Adisetio Lakson

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/16/2013
Filesize: 23.68 kB
Downloads: 2534

Pengaruh Kadar Gula Dalam Darah Manusia Terhadap Sudut Putar Sumbu Polarisasi Menggunakan Alat Polarmeter Secara Non-Invasive

1)Muhammad Lailia Nurafik, 2)Sutrisno, 3) Yoyok Adisetio Laksono

Jurusan Fisika FMIPA, Universitas Negeri Malang

email: mr.rafik2@gmail.com

Darah manusia mengandung zat gula terlarut dan merupakan zat optis aktif yang mempunyai sifat dapat memutar memutar bidang getar cahaya yang melewatinya. Dalam penelitian ini dilakukan penelitian tentang pengaruh kadar gula dalam darah terhadap sudut putar sumbu polarisasi. Pengukuran kadar gula darah dilakukan dengan menggunakan glucosemeter NESCO,sedangkan pengukuran sudut putar sumbu polarisasi dilakukan dengan alat polarimeter non-invasive. Dalam pengukuran sudut putar sumbu polarisasi, digunakan sumber cahaya laser dengan panjang gelombang 645 nm dan daya 5 mW dan LDR sebagai sensor penerima gelombang cahaya.

Dalam penelitian ini dipersiapkan semua alat dan bahan yang diperlukan lalu dilakukan tahap kalibrasi sehingga alat  benar-benar teruji kelinieritasannya. Setelah itu dilakukan pengukuran kadar gula darah beberapa sampel yang berbeda dan mengukur sudut putar sumbu polarisasi oleh larutan gula dalam darah beberapa sampel ini.

Data yang didapatkan menunjukkan bahwa kadar gula dalam darah mempengaruhi sudut putar sumbu polarisasi. Semakin besar kadar gula dalam darah, semakin besar pula sudut putar sumbu polarisasinya. Dan dengan mengamati sudut putar sumbu polarisasi pada beberapa pasien yang berbeda jumlah kadar gula darahnya, didapat persamaan y = 0,157x – 0,867. Hal ini menunjukkan bahwa kadar gula dalam darah sebanding dengan sudut putar sumbu polarisasi.

Kata Kunci: Polarisasi, zat optis, gula darah, Non-invasive.

Artikel Meylina Husnia, Widjianto, Sumarjono Artikel Meylina Husnia, Widjianto, Sumarjono

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/08/2013
Filesize: Empty
Downloads: 2289

Artikel Meylina Husnia, Widjianto, Sumarjono

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengembangkan CD media animasi kemagnetan dan induksi elektromagnetik SMP kelas IX serta menguji tingkat kelayakan CD media animasi untuk digunakan. Desain pengembangan media animasi ini menggunakan modifikasi dari langkah-langkah pengembangan yang dikemukakan Dick dan Carey yang terdiri dari persiapan, pembuatan media animasi, pengecekan kesalahan dan penelaahan, validasi, revisi, dan produksi. Pengambilan data validasi media animasi menggunakan instrumen berupa angket kepada ahli media dan ahli materi. Dari hasil analisis data validasi diketahui tingkat persentase kelayakan sebesar 81,25% menurut ahli media dan 92,55% menurut ahli materi, sehingga mendapat kriteria kelayakan produk layak. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh kesimpulan bahwa secara keseluruhan media animasi yang dikembangkan dinyatakan baik dan dapat digunakan untuk belajar siswa.

ARTIKEL Aulia Rahmatika Dewi, Widjianto, Dwi Haryoto ARTIKEL Aulia Rahmatika Dewi, Widjianto, Dwi Haryoto

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/08/2013
Filesize: Empty
Downloads: 3135

Artikel Aulia Rahmatika Dewi, Widjianto, Dwi Haryoto

ABSTRAK: Penelitianinibertujuanmengembangkan modul pembelajaran animasi fisika inti bagi mahasiswaJurusan Fisika Universitas Negeri Malangserta mengetahui tingkat kelayakan modul pembelajaran animasi fisika inti bagimahasiswaJurusan Fisika Universitas Negeri Malang.Model pengembangan yang digunakanmerujuk pada CAI (Computer Assisted Instruction), dimanamahasiswa secara langsung berhadapan dengan komputer, sehingga materi yang disajikan pada multimedia tersebut dapat diterima langsung oleh mahasiswa.Pengembanganinimenggunakanlangkah-langkahberikut: analisiskebutuhan, desainflow chartdanstoryboard, pengumpulanbahandan software pendukung, produksi, sertafinishing.Produkinidivalidasiolehdosenahli media danahlimateri yang aktifmengajar di JurusanFisika UM.Hasilvalidasimenunjukkanbahwapersentasekelayakanahli media sebesar 81,25% danahlimaterisebesar 82,39% yang menunjukkankriteriapersentaselayak. Berdasarkanhasiltersebut,  modulberbasis multimedia yang dikembangkanlayakdigunakansebagai media belajar mandiri mahasiswa.

Artikel Riska Ajibudiarta, Sulur, Sentot Kusairi Artikel Riska Ajibudiarta, Sulur, Sentot Kusairi

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/08/2013
Filesize: 102.95 kB
Downloads: 1870

Artikel Riska Ajibudiarta, Sulur, Sentot Kusairi

Abstrak: Salah satu kesulitan guru dalam mengimplementasikan Permendiknas nomor 41 tahun 2007 adalah pengembangan perangkat pembelajaran dan pemilihan model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Ditemukan bahwa masih ada silabus dan RPP yang disusun dengan cara menyalin dari pihak lain, misalnya internet dan pembelajaran lebih banyak menggunakan ceramah. Dengan demikian silabus, RPP, yang dilengkapi bahan ajar, instrumen penilaian , LKS, dan powerpoint presentasi yang bersifat plug and play yang berbasis pembelajaran pada masalah perlu dikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian dan pengembangan dengan tujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan paket pembelajaran Fisika berbasis masalah pada materi Hukum Newton tentang dinamika gerak untuk siswa kelas X SMA

Page 11 of 11

UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book