You are here: Home Download Semua Download Artikel Skripsi Mahasiswa

Fisika UM

Artikel Skripsi Mahasiswa

Kumpulan Artikel Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UM.
Login untuk download

Categories

Semester Genap 2014/2015

Semester Genap 2014/2015

Artikel Skripsi Mahasiswa Jurusan Fisika Semester Genap 2014/2015

Semester Pendek 2013-2014

Semester Pendek 2013-2014

Jurnal Skripsi Mahasiswa Fisika Semester Pendek 2013-2014.

50 Mahasiswa.

Documents

Order by : Name | Date | Hits | [ Ascendant ]

Artikel Didik Cahyono, Dwi Haryoto, dan Asim Artikel Didik Cahyono, Dwi Haryoto, dan Asim

hot!
Date added: 08/05/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 170.02 kB
Downloads: 44532

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X-7 SMA NEGERI 1 TUREN

Didik Cahyono 1), Dwi Haryoto 2), dan Asim 3)

Universitas Negeri Malang

E-mail: c4hyono.di2x@yahoo.com

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterlaksanaan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS); (2) peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas X-7 SMA Negeri 1 Turen; (3) peningkatan hasil belajar fisika siswa kelas X-7 SMA Negeri 1 Turen. Data dianalisis dengan mereduksi dan mempersentase data. Hasil penelitian adalah keter­laksanaan pembel­ajaran pada siklus I yaitu 83,13% dan pada siklus II yaitu 90,00% dengan pening­katan sebesar 6,87%. Kemampuan berpikir kritis pada siklus I yaitu 50,45 dan pada siklus II yaitu 71,12 dengan pening­katan sebesar 20,67. Hasil belajar siswa pada aspek kognitif diperoleh rata-rata nilai sebelum tindakan yaitu 74,64, pada siklus I yaitu 75,45 dengan peningkatan sebesar 0,81, dan pada siklus II yaitu 81,97 dengan peningkatan sebesar 6,25. Hasil belajar siswa pada aspek psikomotor diperoleh rata-rata nilai pada siklus I yaitu 67,71 dan pada siklus II yaitu 85,38 dengan peningkatan sebesar 17,67. Hasil belajar siswa pada aspek afektif diperoleh rata-rata nilai pada siklus I yaitu 77,04 dan pada siklus II yaitu 85,23 dengan peningkatan sebesar 8,19.

Kata Kunci:    model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS), kemampuan berpikir kritis, hasil belajar.

Artikel_Dewi Wulandari_Sugiyanto_Dwi Haryoto Artikel_Dewi Wulandari_Sugiyanto_Dwi Haryoto

hot!
Date added: 07/21/2013
Date modified: 07/21/2013
Filesize: 330.1 kB
Downloads: 16641

Wulandari, Dewi. 2013. Pengembangan Instrumen Penilaian Autentik Berbasis Kinerja dalam Pembelajaran Fisika Model REACT di SMA Kelas X Semester 2.Skripsi,ProgramStudi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika,Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sugiyanto, S.Pd, M.Si (II) Drs. Dwi Haryoto, M.Pd.

Kata Kunci: instrumen, penilaian autentik, kinerja, REACT.

Salah satu prinsip penilaian yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan adalah menyeluruh dan berkesinambungan. Penilaian oleh guru harus mencakup aspek kognitif, aspek psikomotor dan aspek afektif serta terintegrasi dalam pembelajaran (penilaian autentik). Fakta hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa penilaian dalam pembelajaran Fisika cenderung hanya aspek kognitif saja. Hasil wawancara terhadap guru Fisika SMA Negeri 1 Turen dan SMA Negeri 9 Malang didapatkan informasi bahwa penilaian aspek psikomotor siswa belum pernah dilaksanakan secara autentik. Hal ini disebabkan guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun format penilaian kinerja. Oleh karena itu, penelitian pengembangan instrumen penilaian kinerja penting dilakukan. Penelitian ini bertujuan untukmenghasilkan produk instrumen penilaian autentik berbasis kinerja dalam pembelajaran Fisika model REACT di SMA kelas X semester 2 serta mendeskripsikan kelayakannya.

Model penelitian ini adalah mengadopsi model pengembangan Borg dan Gall yang hanya menggunakan langkah pertama sampai kelima saja. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu studi lapangan, pengembangan produk dan uji coba produk. Pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu validasi oleh tiga vali-dator serta uji coba terbatas oleh dua guru terhadap 78 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket.

Berdasarkan hasil analisis data validasi produk, diperoleh bahwa kelayakan RPP berbasis aktivitas siswa sebesar 85,04%,LKS model REACT sebesar 84,50%, instrumen penilaian kognitif produk sebesar 83,52%, instrumen penilaian psikomotor (lembar observasi kinerja) sebesar 86,07%, instrumen penilaian afektif perilaku berkarakter (lembar observasi sikap) sebesar 82,70% dan instrumen penilaian afektif keterampilan sosial (lembar peer assessment) sebesar 85%. Berdasarkan hasil analisis data uji coba terbatas, diperoleh bahwa kelayakan instrumen penilaian psikomotor (lembar observasi kinerja) menurut guru sebesar 91,06% dan kelayakan LKS modelREACT menurut siswa sebesar 89,03%. Seluruh instrumen penilaian autentik berbasis kinerja hasil pengembangantelah memenuhi kriteria layak dan dapat diimplementasikan dalam pembelajaran.

ARTIKEL_SOLIKHA ARTIKEL_SOLIKHA

hot!
Date added: 08/13/2013
Date modified: 08/13/2013
Filesize: 340.33 kB
Downloads: 12000

ARTIKEL Sri Astutik Ningtiyas, Kadim Masjkur, Sulur ARTIKEL Sri Astutik Ningtiyas, Kadim Masjkur, Sulur

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 11183

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian tindakan kelas dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Materi GLB dan GLBB untuk Siswa Kelas X-5 SMA Brawijaya Smart School Malang. Tujuan penelitian ini untuk (1) meningkatkan kemampuan komunikasi siswa, dan (2) prestasi belajar fisika siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan catatan lapangan, lembar observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan proses keterlaksanaan pembelajaran dari siklus I sebesar 73,3% (dalam kriteria cukup) mejadi 96,7% (dalam kriteria sangat baik) pada siklus II. Untuk kemampuan komunikasi siswa juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I sebesar 72,1% dengan kriteria cukup, dan meningkat pada siklus II menjadi 85,6% dengan kriteria baik. Sementara untuk prestasi belajar fisika siswa juga mengalami peningkatan, pada siklus I rata-rata nilai sebesar 74,0 dan pada siklus II naik menjadi 91,2. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran problem posing dapat meningkatkan kemampuan komunikasi dan prestasi belajar fisika siswa kelas X-5 SMA BSS Malang.

artikel Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek artikel Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek

hot!
Date added: 01/08/2013
Date modified: 01/08/2013
Filesize: 1.1 MB
Downloads: 9633

Ira Mufita Ilmiana, Sentot Kusairi, dan Hartatiek

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Bersuplemen Digital Materi Gerak Lurus untuk Siswa SMA Kelas X. Tujuan penelitian ini untuk (1) mendiskripsikan pengembangan modul, dan (2) mengetahui kelayakan modul setelah divalidasi isi dan ujicoba terbatas. Data diperoleh dari angket yang diberikan kepada 3 validator dari dosen/guru dan 10 responden dari siswa SMA Negeri 1 Pagak. Data angket dari validator dianalisis dengan teknik perhitungan nilai rata-rata, sedangkan data angket dari responden dianalisis dengan menjumlahkan jawaban yang sama dari responden karena pilihan jawabannya “ya” dan “tidak”. Hasil penelitian adalah: komponen-komponen modul pengembangan menunjukkan hasil valid dan layak digunakan peserta didik dengan skor 3,48 dari skor maksimal 4,00.


Artikel_Siti_Qomariyah Artikel_Siti_Qomariyah

hot!
Date added: 08/13/2013
Date modified: 08/13/2013
Filesize: 558.58 kB
Downloads: 8085

ARTIKEL-Silka_Abyadati_Sentot_Kusairi_Sumarjono ARTIKEL-Silka_Abyadati_Sentot_Kusairi_Sumarjono

hot!
Date added: 07/22/2013
Date modified: 07/22/2013
Filesize: 349.52 kB
Downloads: 6593

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA

ANIMATED VIDEO (VIDEO TERANIMASI) MATERI FLUIDA

UNTUK SMA KELAS XI

ABSTRAK: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran Animated Video (Video Teranimasi) materi Fluida, dengan harapan media ini dapat digunakan oleh guru dan siswa. Desain penelitian pengembangan media pembelajaran dengan Animated Video ini menggunakan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi empat tahap Langkah-langkah penelitian dilakukan peneliti sampai tahap uji coba produk. Pengambilan data validasi media pembelajaran menggunakan instrument berupa angket kepada ahli media dan ahli materi. Dari hasil validasi media didapatkan data kuantitatif 3,3 dan validasi materi didapatkan data kuantitatif 3,8. Media pembelajaran yang dihasilkan ini sudah dikatakan layak dan dapat digunakan untuk belajar siswa.

 

Kata kunci: pengembangan media pembelajaran, video teranimasi, fluida

Artikel_IkaKusmiyati_PurboSuwasono_Sugiyanto Artikel_IkaKusmiyati_PurboSuwasono_Sugiyanto

hot!
Date added: 07/31/2015
Date modified: 04/25/2017
Filesize: 412.77 kB
Downloads: 6443


Erwin_Yoga_Pramono_Sujito_Burhan_Indriawan Erwin_Yoga_Pramono_Sujito_Burhan_Indriawan

hot!
Date added: 08/04/2015
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 234.39 kB
Downloads: 5596

Erwin_Yoga_Pramono_Sujito_Burhan_Indriawan

ARTIKEL_Mila_Rusdiana ARTIKEL_Mila_Rusdiana

hot!
Date added: 01/02/2014
Date modified: 01/02/2014
Filesize: 449.49 kB
Downloads: 5438

ARTIKEL Wahyu T. Pratiwi, Lia Yuliati, Agus Suyudi ARTIKEL Wahyu T. Pratiwi, Lia Yuliati, Agus Suyudi

hot!
Date added: 05/20/2013
Date modified: 05/20/2013
Filesize: 137.63 kB
Downloads: 5438

ARTIKEL_JOKO_SETIONO ARTIKEL_JOKO_SETIONO

hot!
Date added: 08/01/2013
Date modified: 08/01/2013
Filesize: 547.51 kB
Downloads: 5389

JOKO SETIONO, HERIYANTO, SAMSUL HIDAYAT

JUDUL RANCANG BANGUN KONTROL SUHU DAN TIMBANGAN BERAT BADAN OTOMATIS PADA INKUBATOR BAYI

ABSTRAK:

Inkubator adalah alat untuk mempertahankan kehangatan bayi pasca lahir sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan luar. Fitur utama sebuah inkubator yaitu pengaturan suhu ruang, dengan tujuan untuk mempertahankan suhu bayi agar tidak jatuh pada hipotermi. Namun pada bayi prematur tidak cukup pengaturan suhu yang ketat saja, tetapi banyak prosedur-prosedur lain diantaranya adalah memantau berat badan secara berkala sebagai indikator untuk mengetahui perkembangan kesehatan bayi. Dari itu perlu dibuat sebuah inkubator dengan pengontrol suhu elektronik dan dilengkapi sistem penimbang berat badan yang memudahkan paramedis untuk memantau perkembangan berat badan bayi dalam inkubator tersebut.

Perancangan sistem ini bertujuan memperoleh rancang bangun pengontrol suhu ruang inkubator dengan kontrol on-off  pada kisaran 310C-360C dan rancang bangun timbangan berat badan otomatis pada kisaran 0Kg-5Kg.

Model penelitian menggunakan jenis penelitian Research and Development dengan prosedur merumuskan potensi masalah, mengumpulkan informasi, mendesain produk awal, melakukan validasi alat, memperbaiki kekurangan desain alat setelah validasi dan melakukan ujicoba produk baru. Perancangan alat ini menggunakan sensor suhu LM35, elemen pemanas Nikelin dan kipas DC 12V sebagai pengendali suhu ruang inkubator, sedangkan untuk timbangan berat badan menggunakan sensor Load Cell.

Dari Hasil pengujian sistem diketahui bahwa sistem dapat membaca kondisi suhu ruang  dan berat badan bayi. Dalam ruang inkubator diperoleh rata-rata kesalahan sebesar 0.16% dengan kesalahan terbesar 0.32% pada sistem pengukur suhu, dan diperoleh rata-rata kesalahan sebesar 0.29% serta kesalahan  terbesarnya adalah 9,49% pada sistem pengukur berat bayi. Dengan demikian sistem pengontrol suhu dan timbangan berat badan otomatis pada inkubator bayi berbasis mikrokontroler ATMega16 sudah layak digunakan.

 

Artikel_Miftachul Choiriyah_Kadim Masjkur_Yudyanto Artikel_Miftachul Choiriyah_Kadim Masjkur_Yudyanto

hot!
Date added: 01/10/2014
Date modified: 01/10/2014
Filesize: 52.49 kB
Downloads: 5116

Vety_Alvionita_Saputri_110321406352_artikel_skripsi Vety_Alvionita_Saputri_110321406352_artikel_skripsi

hot!
Date added: 08/14/2015
Date modified: 08/14/2015
Filesize: 417.93 kB
Downloads: 4847

LARASATI_TIARA_RAHMANINGRUM,_SUTARMAN_DAN_YUDYANTO LARASATI_TIARA_RAHMANINGRUM,_SUTARMAN_DAN_YUDYANTO

hot!
Date added: 07/22/2013
Date modified: 07/22/2013
Filesize: 146.5 kB
Downloads: 4718

ABSTRAK

 

Rahmaningrum, Larasati Tiara. 2013. Penerapan Model Problem Based Learning untuk Menigkatkan Keterampilan Proses Sains pada Mata Pelajaran Fisika Siswa Kelas 8 E SMP Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang: (I) Drs. Sutarman, M. Pd, (II) Drs. Yudyanto, M.Si.

 

Kata kunci: Problem Based Learning, keterampilan proses sains

 

Berdasarkan hasil observasi awal di kelas 8 E SMP Negeri 2 Malang diperoleh informasi bahwa masih dilakukan pembelajaran yang berpusat pada guru. Metode eksperimen jarang diterapkan, sehingga keterampilan proses sains siswa masih belum terlihat. Ini terlihat dari beberapa indikator keterampilan proses yang diukur yaitu mengamati, merancang dan melakukan percobaan, mengukur, mengkomunikasikan, dan menyimpulkan masih rendah, oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa adalah model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains pada mata pelajaran fisika siswa kelas 8 SMP Negeri 2 Malang.

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang terdiri dari perencanaan, tindakan dan analisis serta refleksi. Tindakan pada penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilakukan di kelas 8 E SMP Negeri 2 Malang. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah penerapan model PBL dan keterampilan proses sains siswa yang diambil dari hasil observasi sebelum maupun sesudah penelitian dilakukan.

Hasil penelitian dan analisa data menunjukan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Pada siklus I pertemuan I, persentase keterampilan proses sains siswa sebesar 53% dan 63% pada pertemuan II. Jika diambil rata-rata maka didapat persentase keterampilan proses sains sebesar 58%. Pada siklus II pertemuan I, persentase keterampilan proses sains sebesar 81,4% dan pada pertemuan II sebesar 85,6%. Jika diambil rata-rata maka didapat persentase sebesar 83,5%. Ini berarti keterampilan proses sains siswa meningkat sebesar 25,5%. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model PBL dapat meningkatkan keterampilan proses sains pada mata pelajaran fisika siswa kelas 8 E SMP Negeri 2 Malang.

 

 

 

 

 

 

Artikel Angga Prastiawan Artikel Angga Prastiawan

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 923.81 kB
Downloads: 4654

Artikel Angga Prastiawan, Daeng Achmad Suaidi, Sujito

Abstrak: Kebutuhan aspal terus meningkat dari tahun ke tahun. Banyak ruas jalan di negeri ini yang tidak menggunakan aspal, melainkan beton. Dusun Lagunturu, Desa Suandala, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton merupakan tempat yang diduga terdapat lapisan batuan yang mengandung aspal. Seiring dengan keadaan tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana sebaran aspal dan seberapa besar kandungan aspal yang terdapat di tempat tersebut. Data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data resistivitas semu dengan menggunakan metode Geolistrik Resistivitas dengan konfigurasi dipole-dipole. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan program res2dinv dan surfer  untuk menampilkan sebaran nilai resistivitas yang tampak vertikal pada setiap lintasan dan tampak horizontal pada tiap kedalaman. Selain itu juga dilakukan perhitungan volume aspal yang terdapat di tempat tersebut. Hasil dari pengolahan data tersebut kemudian diinterpretasikan sehingga dapat diketahui pola sebaran aspal tampak vertikal dan horizontal, serta besarnya kandungan aspal di daerah tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada daerah tersebut mempunyai volume aspal pendekatan sebesar 9.810.450 m3 atau sebesar 51,28% dari keseluruhan daerah penelitian.

Analisis hasil belajar fisika ditinjau dari kecerdasan emosional siswa Analisis hasil belajar fisika ditinjau dari kecerdasan emosional siswa

hot!
Date added: 02/14/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 192.5 kB
Downloads: 4502

kecerdasan emosional adalah “himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau perasaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan.

Andra_Setia_B_100321405233_Sentot_Muhardjito Andra_Setia_B_100321405233_Sentot_Muhardjito

hot!
Date added: 05/20/2014
Date modified: 05/20/2014
Filesize: 736.34 kB
Downloads: 4301

Artikel M.Bahruddin Yusuf 208321417366 Artikel M.Bahruddin Yusuf 208321417366

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 233.28 kB
Downloads: 4240

ARTIKEL_Aning_BD ARTIKEL_Aning_BD

hot!
Date added: 07/12/2013
Date modified: 07/12/2013
Filesize: 507.34 kB
Downloads: 4231

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) tingkat kelayakan instrumen diagnostik three–tier, (2) mengidentifikasi miskonsepsi listrik dinamis pada siswa kelas X SMA. Data dikumpulkan berupa data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa saran dari validator dan miskonsepsi siswa. Data kuantitatif berupa persentase dari miskonsepsi yang dialami siswa. Hasil penelitian adalah:

(1) validitas isi oleh ahli sebesar 90% sehingga instrumen tes memenuhi kriteria valid, (2) uji coba terbatas dilakukan pada siswa kelas X SMAN 1 Turen diperoleh 28 butir soal memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas sangat tinggi, (3) hasil analisis deskriptif dari penerapan instrumen diagnostik three-tier yang dialakukan di kelas X-7 SMAN 1 Turen sebesar 27,7% siswa mengalami miskonsepsi listrik dinamis dan 23,1% siswa tidak tahu konsep listrik dinamis.

 

Kata Kunci: miskonsepi, listrik dinamis, instrumen diagnostik three–tier

Harfina - PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF Harfina - PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 174 kB
Downloads: 4166

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA LABORATORIUM UM

ABSTRAK: Masalah utama dalam pembelajaran Fisika adalah bagaimana meng­hu­­bung­­kan fakta dalam kehidupan sehari-hari dengan konsep fisika, sehingga dapat dijadikan pengetahuan yang bermakna bagi peserta didik. Untuk menge­tahui sejauh mana peserta didik mengetahui pemahaman tentang dirinya dibutuh­kan kesadaran metakognitif, yaitu kesadaran berpikir untuk mengetahui bagai­mana cara belajar, mengetahui kemampuan belajar yang dimiliki, dan mengetahui strategi belajar terbaik untuk belajar efektif.. Untuk memberdayakan kesadaran metakognitif dan mening­kat­kan penguasaan konsep peserta didik  diperlukan suatu model pembelajaran. Learning cycle 5 fase merupakan suatu model pembelajaran konstruk­tivistik yang terdiri dari 5 tahapan (engagement, exploration, explana­tion, ela­bo­­ration, dan evalua­tion), di mana model ini mengajarkan peserta didik mengkonstruksi sendiri pengetahuan­nya dari dunia di sekitarnya.

Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Data kesadaran metakognitif yang diperoleh melalui angket dan data penguasaan konsep yang diperoleh melalui tes dianalisis menggunakan analisis statistik anova satu jalur, sedangkan data kesadaran metakognitif dari hasil observasi dianalisis secara deskriptif sebagai data pendukung.

Uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kesadaran metakognitif antara kelas X yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan model LC 5E dengan siswa yang mendapat pembelajaran konven­sional. Hal ini didukung oleh hasil uji hipotesis anova satu jalur Fo = 3,591582 < 3,96 (Ftabel) dengan taraf signifikansi 0,05. Uji hipotesis juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep Fisika antara peserta didik kelas X yang mendapat pembelajaran dengan LC 5E dengan peserta didik kelas X yang mendapat pembelajaran konvensional. Hal ini didukung oleh hasil uji hipotesis anova satu jalur Fo = 5,223088 > 3,96 (Ftabel) dengan taraf signifi­kansi 0,05.

 

ARTIKEL_Emi Lestari_Endang Purwaningsih_Yudyanto ARTIKEL_Emi Lestari_Endang Purwaningsih_Yudyanto

hot!
Date added: 07/04/2013
Date modified: 07/04/2013
Filesize: Empty
Downloads: 4079

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan bahan ajar fisika berbasis masalah pokok bahasan Getaran dan Gelombang untuk SMP kelas VIII semester II. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan enam langkah R & D Borg dan Gall. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh dari skor penilaian dan komentar/saran angket penilaian. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa bahan ajar yang disusun telah valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar dengan persentase kelayakan isi dan penyajian isi adalah 77,88% dan 87,06% untuk bahan ajar siswa, sedangkan persentase kelayakan isi mendapat 75% untuk panduan guru. Hasil uji validasi bahan ajar oleh siswa pengguna, kelayakan isi bahan ajar mendapat persentase 82,78%.

 

Kata kunci: bahan ajar, Problem Based Learning (PBL), bahan ajar berbasis masalah, getaran dan gelombang

ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUHARTATIK, NASIKHUDIN ARTIKEL - KHALIFATUR RAHMAN, SUHARTATIK, NASIKHUDIN

hot!
Date added: 01/15/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 705.45 kB
Downloads: 3979

PENGARUH LAMA MILLING PADA SINTESIS BIOKERAMIK HYDROXYAPATITE (HA) DENGAN METODE SOLID-STATE REACTION TERHADAP KEKRISTALAN, MIKROSTRUKTUR, DAN KUAT TEKAN

Khalifatur Rahman Jurusan Fisika FMIPA,FMIPA, Universitas Negeri Malang Email: th3kun@ymail.com ABSTRAK Jutaan orang menderita cacat tulang yang timbul dari trauma, tumor atau penyakit tulang, dan pasti dalam kasus-kasus ekstrim mengakibatkan kematian. Bahan tulang pengganti tradisional yang sudah umum seperti autografts, allogratfs dan xenogratfts, tidak tahan lama dan dapat menyebabkan resiko infeksi dan pengurangan kekebalan tubuh, sehingga mempengaruhi kualitas tulang pengganti tersebut. Hydroxyapatite (HA) adalah salah satu biomaterial yang merupakan komponen utama jaringan tulang dan gigi. Sifat utama HA adalah memiliki biokompatibilitas, ikatan tulang, dan dapat tumbuh serta berkembang bersama-sama dengan tulang asli atau regenerasi tulang yang baik. Berdasarkan paparan di atas, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh lama Milling pada sintesis biokeramik hydroxyapatite (ha) dengan metode solid-state reaction terhadap sifat kristal, mikrostruktur, dan kuat tekan. Pada penelitian ini bahan dasar yang digunakan adalah Ca3(PO4)(s) dengan kemurnian 99,99%, CaCO3 dengan kemurnian 99,99%, H2O. sampel dipreparasi dengan variasi lama Milling yaitu 5 jam, 10 jam, dan 15 jam, dianeling pada suhu 600°C selama 6 jam, dan disintering pada suhu 1100°C selama 12 jam. Sampel dikarakterisasi Kekristalan, mikrostruktur, dan kuat tekan, dengan menggunakan XRD, SEM, dan alat penguji kuat tekan. Hasil analisis Hydroxyapatite (HA) menunjukkan fase yang cocok dengan model pembanding Hydroxyapatite (HA) dari American Mineralogyst Crystalographic Structure Database (AMCSD) dengan tingkat keberhasilan 100%. Lama pemillingan tidak mempengaruhi kuat tekan secara langsung, tetapi mempengaruhi mikrostruktur yang dihasilkan pada proses sintering, sehingga kuat tekan dipengaruhi oleh keadaan mikrostruktur. Mikrostruktur yang baik akan menghasilkan kuat tekan yang besar begitu juga sebaliknya. Keadaan mikrostruktur yang baik dengan jumlah pori dan retakan yang sedikit, serta distribusi grain yang baik menghasilkan nilai kuat tekan yang besar yaitu pada sampel dengan lama Milling 5 jam sebesar 43,72Mpa, begitu juga sebaliknya keadaan mikrostruktur yang kurang baik dengan jumlah pori dan retakan yang banyak, serta distribusi grain yang kurang baik menghasilkan nilai kuat tekan kecil yaitu pada sampel dengan lama Milling 15 jam sebesar 41,71 Mpa. Katakunci: Hydroxyapatite (HA), Kekristalan, Mikrostruktur, Kuat Tekan.

Reza_Ardiansyah_Maheda_110322420040_Samsul_Hidayat_Nugroho_Adi_P Reza_Ardiansyah_Maheda_110322420040_Samsul_Hidayat_Nugroho_Adi_P

hot!
Date added: 08/04/2015
Date modified: 08/04/2015
Filesize: 456.17 kB
Downloads: 3963

Artikel Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y Artikel Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y

hot!
Date added: 01/14/2013
Date modified: 01/14/2013
Filesize: Empty
Downloads: 3719

ARTIKEL Alesa Martin, Eddy Supramono, Chusnana I.Y

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis konsep. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Pretest-Posttest Non-Equivalent Control Group Design. Data penelitian ini berupa data prestasi belajar dan data kemampuan analisis siswa. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji regresi terhadap data prestasi belajar dan data kemampuan analisis. Hasil penelitian menunjukkan· bahwa kemampuan analisis siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran pemecahan masalah berbasis konsep lebih baik dari kemampuan analisis siswa yang belajar secara konvensional. Besar pengaruh· kemampuan· analisis kelas eksperimen· terhadap prestasi belajar siswa adalah (49,6%) dan besar pengaruh· kemampuan analisis terhadap prestasi belajar siswa pada kelas kontrol (20,4%).

ARTIKEL_ILMIAH_Widyaningsih (Studi Perambatan Gelombang) ARTIKEL_ILMIAH_Widyaningsih (Studi Perambatan Gelombang)

hot!
Date added: 05/21/2014
Date modified: 05/21/2014
Filesize: 966.24 kB
Downloads: 3673

Widyaningsih, Arif Hidayat, Hari Wisodo

Judul : STUDI PERAMBATAN GELOMBANG PADA MEDIA DRUMHEAD YANG BERGETAR

Abstrak :

Drumhead telah berevolusi bersamaan dengan perkembangan zaman dan telah memberikan peranan penting hampir di setiap budaya musik. Namun tidak banyak diketahui bahwasanya gelombang yang ditimbulkan dari drum yang digetarkan mempunyai pola yang bervariasi. Pola-pola tersebut lah yang menciptakan suara yang nyaring ketika sebuah drum di pukul maupun ditabuh.

Telah dilakukan penelitian yang mengkaji tentang perambatan gelombang pada medium drumhead yang bergetar berdasarkan persamaan gelombang bola. Fenomena fisika pada drumhead yang bergetar dapat secara akurat dimodelkan menggunakan persamaan gelombang 3 dimensi. Untuk menyelesaikan persamaan gelombang 3 dimensi ini dapat divisualisasikan menggunakan program wolfram mathematica 7.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perambatan gelombang yang terjadi pada media drumhead yang bergetar. Untuk mengetahui gelombang yang terjadi dibutuhkan alat-alat berupa drumhead, pasir, speaker, AFG dan Statip. Syarat terjadinya gelombang adalah dengan dihubungkannya speaker ke AFG untuk mengatur frekuensi. Dalam hal ini jarak antara speaker dengan drumhead harus tetap sehingga nilai yang ditimbulkan akan konstan untuk semua mode. Getaran yang ditimbulkan dari speaker akan berpengaruh terhadap pasir yang diletakkan di atas membrane drumhead dan akan membentuk gelombang. Tahap selanjutnya dilakukan variasi frekuensi untuk mode m=0 dan n= 1, hingga mode-mode seterusnya. Untuk hasil gelombang akan di ambil menggunakan kamera digital.

Hasil yang dicapai adalah didapatkannya mode-mode gelombang. Untuk mode gelombang (0,1) di dapat pada frekuensi 82 Hz, dimana m=0 menunjukkan tidak adanya simpul radial dan n=1 menunjukkan adanya 1 simpul lingkaran yakni membentuk 1 puncak gelombang dengan tidak adanya diameter node. Untuk mode (1,2) di dapat pada frekuensi 230 Hz dimana m= 1 menunjukkan adanya satu simpul radial atau diameter node dan n=2 menunjukkan adanya simpul lingkaran, dan seterusnya untuk mode-mode berikutnya.

Artikel_Skripsi_ULya_Dewi Artikel_Skripsi_ULya_Dewi

hot!
Date added: 07/08/2013
Date modified: 07/08/2013
Filesize: 139.66 kB
Downloads: 3639

artikel_firda-fauziah_100321400948 artikel_firda-fauziah_100321400948

hot!
Date added: 05/19/2014
Date modified: 05/19/2014
Filesize: 323.84 kB
Downloads: 3625

artikel_Eka_Puji_Astutik_Purbo_S_Sulur artikel_Eka_Puji_Astutik_Purbo_S_Sulur

hot!
Date added: 01/11/2014
Date modified: 01/11/2014
Filesize: 175.52 kB
Downloads: 3544

ARTIKEL_meiska_sumarjono_supriyono koes ARTIKEL_meiska_sumarjono_supriyono koes

hot!
Date added: 08/01/2013
Date modified: 08/01/2013
Filesize: 172.28 kB
Downloads: 3488

ABSTRAK: Fisika merupakan cabang ilmu pengetahuan yang berawal dari fe-nomena alam, sehingga dalam pembelajaran fisika seharusnya menarik. Model Siklus Belajar 5E dapat membangun konsep karena siswa terlibat aktif dan langsung. Model Siklus Belajar 5E terdiri atas lima tahap yaitu pembangkitan Engagement, Exploration, Explanation, Elaboration, dan Evaluation. Tujuan pe-nelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran terhadap prestasi belajar siswa kelas X MAN 3 Malang. Penelitian ini meng-gunakan pendekatan kuantitatif, metode eksperimen semu dengan posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X MAN 3 Malang. Proses penentuan sampel penelitian dengan cluster random sampling. Kelas X-A berjumlah 22 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X-C berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen pembelajaran fisika dilakukan dengan model Siklus Belajar 5E dan kelas kontrol pembelajaran fisika dilakukan dengan pembelajaran konvensional versi guru MAN 3 Malang.
Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t satu pihak kanan Pooled Varians. Dari hasil analisis diperoleh nilai thitung = 2,867 > 2,021 (t40;.05). Maka, prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan model Siklus Belajar 5E meningkat secara signifikan.

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 11

UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book