You are here: Home Download SNFP 2017

Fisika UM

SNFP 2017

File Semnas Fisika 2018

ISBN 978-602-71273-2-6


Categories

Halaman Depan

Halaman Depan

  1. Cover
  2. Halaman Judul
  3. Kata Pengantar
  4. Tim
  5. Daftar Isi
  6. Artikel Full

Documents

Order by : Name | Date | Hits [ Descendent ]

2017_SNFP_ID-20182__Maria Chandra Sutarja 2017_SNFP_ID-20182__Maria Chandra Sutarja

Date added: 04/17/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 136.87 kB
Downloads: 54

Hubungan antara Penguasaan Konsep dengan Kemampuan Membuat Penjelasan Ilmiah Siswa pada Topik Fluida Statis

Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan antara penguasaan konsep dengan kemampuan siswa membuat penjelasan ilmiah pada topik fluida statis. Penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif korelasional pada 55 siswa SMA kelas XI salah satu sekolah negeri di Kabupaten Lamongan ini menggunakan instrumen penguasaan konsep dan kemampuan membuat penjelasan ilmiah, yang memiliki nilai reliabilitas secara berturut-turut sebesar 0,814 dan 0,815. Diperoleh nilai r = (53) = 0,845, p = 0,000 dengan kesimpulan terdapat korelasi antara kedua variabel tersebut. Berdasarkan analisis regresi linier, penguasaan konsep siswa memiliki kontribusi sebesar 70% dalam kemampuan siswa membuat penjelasan ilmiah.
Kata Kunci: penguasaan konsep, penjelasan ilmiah, fluida statis

2017_SNFP_ID-20184__Yasinta Sindy 2017_SNFP_ID-20184__Yasinta Sindy

Date added: 04/17/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 81.86 kB
Downloads: 65

Studi Konsepsi Mahasiswa pada Topik Kelistrikan

Kelistrikan adalah salah satu topik penting dalam mempelajari fisika. Topik ini dipelajari dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Meskipun kelistrikan sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, namun hal tersebut tidak menjamin bahwa mahasiswa memiliki konsep yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsepsi kelistrikan pada mahasiswa Program Studi Teknik Mesin. Subjek penelitian terdiri atas 25 mahasiswa yang mengambil matakuliah Fisika Teknik II pada tahun akademik 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif studi fenomenologi.  Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi data pre-test, post-test, dan wawancara. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat tiga variasi konsepsi mahasiswa pada topik arus listrik yaitu arus listrik sebagai aliran, arus listrik sebagai sumber energi, dan arus listrik sebagai muatan bergerak. Pada penelitian ini juga ditemukan tiga macam pemikiran mahasiswa tentang rangkaian listrik.
Kata Kunci: arus listrik, kelistrikan, pemahaman konsep.

20197_SNFP 2017_Alimin Mahyudin 20197_SNFP 2017_Alimin Mahyudin

Date added: 04/17/2018
Date modified: 04/17/2018
Filesize: 62.09 kB
Downloads: 73

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh persentase serat sabut pinang (areca catechu L.) terhadap sifat mekanik. Sifat mekanik yang diuji meliputi kuat lentur, dan kuat tekan. Kuat tekan dan kuat lentur diukur menggunakan Universal Testing Machin(UTM). Hasil pengujian menunjukan bahwa  nilai kuat lentur paling tinggi terdapat pada persentase serat sabut pinang 1,5% dari volume benda uji, yaitu sebesar 1.944 kg/cm2. Nilai kuat tekan paling tinggi terdapat pada papan dengan persentase serat sabut pinang 1%  dari volume benda uji yaitu sebesar 76,36 kg/cm2. Pada persentase tertentu, serat pinang dapat meningkatkan kuat tekan dan kuat lentur papan gipsum-beton.
Kata Kunci: Papan gipsum-beton, serat sabut pinang, sifat mekanik dan fisik

20192_SNFP 2017_Firda Ulya Nur Rosyidah 20192_SNFP 2017_Firda Ulya Nur Rosyidah

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 112.2 kB
Downloads: 52

Pengaruh Model Pembelajaran SiMaYang terhadap Penguasaan Konsep Pokok Bahasan Usaha dan Energi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran SiMaYang terhadap penguasaan konsep siswa pada topik usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan desain post-test only control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas X yang dipilih secara purposive sampling. Kelas eksperimen berjumlah  31 siswa dan kelas kontrol 30 siswa. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran SiMaYang dan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data keterlaksanaan pembelajaran di analisis berdasarkan persentase keterlaksanaan pembelajaran. Data penguasaan konsep di analisis dengan one tailed t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep siswa yang diajar dengan model pembelajaran SiMaYang lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Kondisi ini diperoleh karena siswa yang terbiasa belajar dengan model pembelajaran SiMaYang akan memiliki alur berpikir yang baik. Pembelajaran SiMaYang berbasis multi representasi memiliki fungsi sebagai pelengkap informasi, pembatas interpretasi, dan pembangun pemahaman lebih mendalam.Pembelajaran SiMaYang mampu meningkatkan penguasaan konsep.

Kata Kunci: SiMaYang, penguasaan konsep, usaha dan energi

20200_SNFP 2017_Rahmadhani Mulvia 20200_SNFP 2017_Rahmadhani Mulvia

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 166.03 kB
Downloads: 66

Habits of mind adalah hasil belajar jangka panjang yang memiliki peranan penting dalam memecahkan masalah bahkan kesuksesan seseorang.Hasil belajar tersebut belum banyak mendapatkan penilaian, dikarenakan instrumen yang belum banyak dikembangkan. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengembangkan instrumen habits of mind berupa tes berbentuk uraian dengan menggunakan metode R&D yang melibatkan tiga dosen ahli/pakar. Kesepakatan dosen ahli/pakar dalam melakukan validasi isi dianalisis menggunakan Aiken V sehingga diperoleh instrumen yang valid berkategori tinggi dan layak diuji coba. Instrumen diuji coba kepada siswa SMA dan dikarakteristik menggunakan teori respon butir dengan model politomi. Instrumen tes dianalisis menggunakan partial credit model, menghasilkan tes yang memiliki daya beda, tingkat kesukaran dan estimasi reliabilitas dengan kategori baik. Artinya, tes tersebut dapat membedakan dan memiliki konsistensi dalam mengukur habits of mind yang dimiliki siswa.

Kata Kunci: habits of mind; partial credit model

20215_SNFP 2017_Sulistyowati 20215_SNFP 2017_Sulistyowati

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 104.08 kB
Downloads: 64

Feedback formatif online merupakan balikan umtuk  masing-masing  siswa setelah mengerjakan try out di web indoasses.com yang dikembangkan oleh Kusairi. Try out diberikan dalam bentuk isomorphic problems, dimana tiga butir soal dengan problems yang berbeda  bisa dipecahkan dengan konsep yang sama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi belajar siswa setelah mendapat feedback formatif online. Penelitian ini menggunakan desain penelitian ex-post facto. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas 11 MIA di SMA Negeri 7 Malang, sebanyak 3 kelas menggunakan teknik random sampling. Selama pembelajaran fluida dinamis, siswa diberi empat kali try out oleh guru fisika. Setelah memperoleh data hasil try out dari guru fisika, siswa dikelompokkan menjadi 3 kelompok berdasarkan banyaknya try out yang dikerjakan. Kelompok 1  tidak mengerjakan try out, kelompok 2  mengerjakan 1-2 try out, dan kelompok 3 mengerjakan 3-4 try out. Kemudian, ketiga kelompok diberi post-test akhir materi untuk mengetahui perbedaan prestasi belajarnya.  Hasil post-test menunjukkan rata-rata nilai kelompok 1, 2, dan 3 adalah  51, 68, dan 78, yang artinya  feedback formatif online yang diberikan mempengaruhi prestasi belajar siswa.

Kata Kunci: feedback formatif online, isomorphic problems, prestasi belajar siswa.

20182_SNFP 2017_Maria Chandra Sutarja 20182_SNFP 2017_Maria Chandra Sutarja

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 136.87 kB
Downloads: 89

Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui hubungan antara penguasaan konsep dengan kemampuan siswa membuat penjelasan ilmiah pada topik fluida statis. Penelitian yang dilakukan dengan metode kuantitatif korelasional pada 55 siswa SMA kelas XI salah satu sekolah negeri di Kabupaten Lamongan ini menggunakan instrumen penguasaan konsep dan kemampuan membuat penjelasan ilmiah, yang memiliki nilai reliabilitas secara berturut-turut sebesar 0,814 dan 0,815. Diperoleh nilai r = (53) = 0,845, p = 0,000 dengan kesimpulan terdapat korelasi antara kedua variabel tersebut. Berdasarkan analisis regresi linier, penguasaan konsep siswa memiliki kontribusi sebesar 70% dalam kemampuan siswa membuat penjelasan ilmiah.

Kata Kunci: penguasaan konsep, penjelasan ilmiah, fluida statis

20201_SNFP 2017_Sandy Vikki Ariyanto 20201_SNFP 2017_Sandy Vikki Ariyanto

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 522.59 kB
Downloads: 251

Pemrosesan Awal Data Geolistrik Konfigurasi Dipole-dipole dan Pole-pole dengan Bahasa Pemprograman Delphi

Program ini dikhususkan untuk menghitung data Geolistrik menggunakan metode resistivitas dengan konfigurasi dipole-dipole dan pole-pole. Keunggulan Program ini adalah untuk menghitung resistivitas dengan tepat dan efisien. Sehingga para pengguna dapat menghemat waktunya untuk mengolah data dibandingkan menggunakan excel.

Data yang dibutuhkan untuk meng-Input dari program accounter adalah (arus), (potensial), dan datum point. Setelah memasukkan data input program tersebut secara otomatis menghitung dan meng-save dari listbox ke format txt, setelah itu program bisa memanggil software res2div dari sistem C\program file\res2div\res2div.exe dan memasukkan data format txt serta menjalankannya.

Hasil program sama dengan hasil excel hanya saja kita bisa meng-load data langsung ke res2div sehingga dalam satu program kita bisa melihat hasil interprestasi data tanpa menghitung dan memasukkan data ke res2div lagi. Dengan program ini kita bisa menyingkat waktu yang dibutuhkan untuk pengolahan data dan intreprestasi data.

Kata Kunci: dipole-dipole; pole-pole; Borland Delphi

20205_SNFP 2017_Akhmad Afandi 20205_SNFP 2017_Akhmad Afandi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 611.63 kB
Downloads: 133

Pemodelan 2D Struktur Geologi Daerah Panas Bumi Menggunakan Parameter Suseptibilitas: Studi Kasus Gunung Ijen

Telah dilakukan penelitian geomagnetik tentang struktur pemodelan geologi secara 2D daerah panasbumi Gunung Ijen Banyuwangi Jawa Timur menggunakan alat Proton Precision Magnetometer (PPM-856), GPS Garmin dan Kompas. Hasil pengolahan data menunjukkan nilai nilai kontur anomali residual daerah Gunung Ijen sekitar -4400 nT s/d 1400 nT, anomali rendah (negatif) berada di daerah kawah Gunung Ijen yang diakibatkan oleh adanya intrusi dan proses hidrotermal. Pemodelan 2 dimensi penampang A-A’ menghsilkan suseptibilitas sekitar -0.015 emu dan -0.094 emu sebagai batuan andesit, 0.0295 emu sebagai endapan piroklastik, 0.0020 emu sebagai batuan basalt dengan eror 1.23%. Sedangkan hasil pemodelan pada penampang B-B’ menghasilkan kontras susceptibilitas sekitar 0.0464 emu sebagai batuan endapan piroklastik, -0.087 emu sebagai batuan andesit dan 0.01 emu sebagai batuan piroklastik dengan eror 1.92%. Batuan yang memiliki nilai susceptibilitas rendah diduga sebagai batuan pembawa panas yang berada pada kedalaman 175 meter dan ketebalan 575 meter. Dari hasil  pemodelan tersebut dikonfirmasi dengan data geologi.

Kata Kunci: Pemodelan, Ijen, PPM-856, Panas bumi, Suseptibilitas.

20212_SNFP 2017_M. Syaiful Rizal Wicaksono 20212_SNFP 2017_M. Syaiful Rizal Wicaksono

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 102.53 kB
Downloads: 58

Pengaruh Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Getaran Harmonis Sederhana di SMA

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group yang bertujuan untuk menguji pengaruh pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar dalam pembelajaran fisika di SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi siswa kelas X SMAN Pakusari. Uji cluster random sampling menghasilkan sampel penelitian kelas X MIPA 1 sebagai kelas kontrol dan X MIPA 2 sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor keterampilan proses sains siswa kelas eksperimen 87,17 dan kelas kontrol 79,47. Berdasarkan uji Mann Whitney Test didapatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap keterampilan proses sains. Hasil belajar siswa kelas eksperimen 83,72 dan kelas kontrol 76,17. Berdasarkan uji Independent Sample T-test didapatkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penggunaan pembelajaran sains teknologi masyarakat terhadap hasil belajar siswa.

Kata Kunci: Pembelajaran sains teknologi masyarakat, keterampilan proses sains, hasil belajar.

20213_SNFP 2017_Mikha Herlina Premila Illu 20213_SNFP 2017_Mikha Herlina Premila Illu

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 300.99 kB
Downloads: 229

Kajian Kinematika dan Dinamika Gerak pada Jalur Jembatan Semanggi Kabupaten Jember sebagai Sumber Belajar Fisika di SMA

Pembelajaran fisika di SMA memerlukan contoh peristiwa yang kontekstual untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Jalur Jembatan Semanggi yang terletak di kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember merupakan jalur lalu lintas dengan bentuk lintasan yang unik, yaitu berupa bidang miring, lingkaran dan lurus. Jika dikaitkan dengan materi fisika di Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya materi kinematika dan dinamika gerak maka peristiwa kendaraan yang melintasi jalur Jembatan Semanggi bisa dijadikan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji data-data kontekstual pada kendaraan yang melintasi jalur Jembatan Semanggi, kemudian data-data tersebut dirancang menjadi sumber belajar fisika yang bisa digunakan di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh bisa digunakan untuk merancang sumber belajar fisika berdasarkan data besaran-besaran fisika yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi nyata jalur lalu lintas Jembatan Semanggi.

Kata Kunci: kinematika, dinamika, semanggi, sumber belajar

20216_SNFP 2017_Wahyu Ekafath Dieni 20216_SNFP 2017_Wahyu Ekafath Dieni

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 53.94 kB
Downloads: 47

Kajian Kinematika dan Dinamika Gerak pada Jalur Jembatan Semanggi Kabupaten Jember sebagai Sumber Belajar Fisika di SMA

Pembelajaran fisika di SMA memerlukan contoh peristiwa yang kontekstual untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Jalur Jembatan Semanggi yang terletak di kecamatan Sumbersari, kabupaten Jember merupakan jalur lalu lintas dengan bentuk lintasan yang unik, yaitu berupa bidang miring, lingkaran dan lurus. Jika dikaitkan dengan materi fisika di Sekolah Menengah Atas (SMA) khususnya materi kinematika dan dinamika gerak maka peristiwa kendaraan yang melintasi jalur Jembatan Semanggi bisa dijadikan sebagai sumber belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji data-data kontekstual pada kendaraan yang melintasi jalur Jembatan Semanggi, kemudian data-data tersebut dirancang menjadi sumber belajar fisika yang bisa digunakan di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh bisa digunakan untuk merancang sumber belajar fisika berdasarkan data besaran-besaran fisika yang kontekstual dan sesuai dengan kondisi nyata jalur lalu lintas Jembatan Semanggi.

Kata Kunci: kinematika, dinamika, semanggi, sumber belajar

20217_SNFP 2017_Handian Herbaskoro 20217_SNFP 2017_Handian Herbaskoro

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 736.14 kB
Downloads: 85

Penerapan Metode Euler Deconvolution dalam Penentuan Lokasi dan Geometri Objek Anomali Gravitasi pada Lapangan Panas Bumi “O”

Metode Euler deconvolution dapat diterapkan ke dalam data gravitasi untuk memprediksi kedalaman suatu struktur geologi. Structural index bernilai 0 digunakan untuk mendeteksi struktur patahan di bawah permukaan. Model sintetik dibuat dengan memvariasikan kedalaman, kemiringan dan geometri patahan. Dari pengolahan model sintetik dihasilkan respon Euler deconvolution yang dapat menentukan lokasi patahan tegak (90O) secara akurat. Euler deconvolution diaplikasikan ke dalam data gravitasi lapangan panas bumi “O”. Kontur CBA (Complete Bouguer Anomaly) dan kontur anomali residual yang diuji menghasilkan respon yang dapat memetakan patahan pada daerah penelitian. Pengelompokkan kedalaman dilakukan untuk mempermudah pengklasifikasian kedalaman dangkal, kedalaman menengah dan kedalaman dalam. Interpretasi patahan menunjukkan kecocokan dengan sebagian patahan daerah penelitian. Hasil interpretasi patahan juga menunjukkan kecocokan lokasi dengan manifestasi mata air panas pada daerah penelitian. Komparasi hasil Euler deconvolution dan data magnetotelurik (MT) menunjukkan kesesuaian patahan yang dapat menjadi informasi tambahan dalam penentuan lokasi dan geometri objek anomali gravitasi.

Kata Kunci: Euler deconvolution (ED), structural index, model sintetik, dan data gravitasi

20221_SNFP 2017_Rima Buana Prahastiwi 20221_SNFP 2017_Rima Buana Prahastiwi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 118.02 kB
Downloads: 48

Memahami Hukum Pascal dalam Pembelajaran Fluida Statis dengan Menggunakan Contrasting Cases

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa dalam menyelesaikan persoalan tentang fluida statis pada submateri Hukum Pascal. Penelitian dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kediri. Data kualitatif diperoleh dengan memberikan soal pilihan ganda beralasan kepada subjek penelitian sebanyak 33 siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan contrasting cases. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa sudah bisa menemukan ciri penting pada soal sehingga level pemahaman konsep siswa meningkat. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan contrasting cases dapat meningkatkan level pemahaman konsep siswa. Contrasting cases dapat dipadukan dengan model pembelajaran yang bersifat aktif dan interaktif.

Kata Kunci: Hukum Pascal, Fluida Statis, Contrasting Cases

20222_SNFP 2017_Tresna Galih Sukma 20222_SNFP 2017_Tresna Galih Sukma

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 251.28 kB
Downloads: 67

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Berbantuan Media Web untuk Meningkatkan Literasi Energi Siswa SMP

Literasi energi sebagai kemampuan dasar yang mencakup pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang kompleksitas yang terkait dengan penggunaan energi. Berdasarkan studi pendahuluan, literasi energi siswa SMP masih rendah. Literasi energi seseorang dapat dilatihkan dalam sebuah proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran peningkatan literasi energi siswa SMP dengan menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan media web. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Pre-Experimental dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII pada salah satu SMP negeri di kota Bandung yang berjumlah 28 siswa (14 orang laki-laki dan 14 orang perempuan). Instrumen penelitian meliputi tes literasi energi untuk aspek kognitif dan angket literasi energi untuk aspek sikap dan aspek perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan literasi energi untuk aspek kognitif berkategori sedang dengan peningkatan <?> sebesar 0,52. Adapun peningkatan literasi energi pada aspek sikap memenuhi kriteria cukup menjadi sangat kuat dan peningkatan literasi energi untuk aspek perilaku memenuhi kriteria cukup menjadi sangat kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Pembelajaran Berbasis Masalah berbantuan media web dapat meningkatkan literasi energi siswa SMP.

Kata Kunci: model pembelajaran berbasis masalah; media web; media pembelajaran; literasi energi.

20223_SNFP 2017_Widya Rohmawati 20223_SNFP 2017_Widya Rohmawati

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 85.35 kB
Downloads: 51

Pengembangan Media Pembelajaran Fisika Menggunakan Bola Baja Berongga pada Pokok Bahasan Hukum Archimedes

Media yang umumnya digunakan dalam praktikum hukum Archimedes yaitu menggunakan benda pejal, tetapi media tersebut kurang praktis jika digunakan untuk menjelaskan bahwa besar gaya apung suatu benda adalah sebanding dengan besar volume benda yang tercelup. Inovasi media pembelajaran yang dapat digunakan yaitu menggunakan bola baja berongga. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan sebuah media pembelajaran yang lebih praktis untuk praktikum hukum Archimedes. Metode penelitian yang dilakukan yaitu uji coba dalam laboratorium melalui eksperimen hukum Archimedes menggunakan benda uji berupa bola baja berongga. Benda uji tersebut divariasi massa jenisnya tetapi volumenya dijaga tetap, yaitu dengan menambahkan bola-bola baja kecil ke dalamnya. Eksperimen dilakukan dengan menghitung berat benda uji di udara dan di dalam air untuk menentukan besar gaya apung. Kemudian, dilakukan tahap analisis data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil uji coba laboratorium, meskipun massa jenis benda uji berbeda-beda tetapi besar gaya apung pada tiap benda uji adalah sama yaitu sebesar volume fluida yang dipindahkan. Sehingga, media ini lebih praktis digunakan untuk pembelajaran fisika pada materi hukum Archimedes.

Kata Kunci: Bola baja berongga, hukum archimedes, media pembelajaran.

20225_SNFP 2017_Ida Fitriyah 20225_SNFP 2017_Ida Fitriyah

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 123.32 kB
Downloads: 115

Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis melalui Pembelajaran  Guided Discovery Berbantuan  Simulasi Phet dengan Penerapan Keterampilan Proses Sains dalam Pembelajaran IPA Topik Tekanan di SMP Negeri 1 Tuban

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Februari 2017 di SMPN 1 Tuban, dan berlangsung dalam tiga putaran.Secara umum tujuan penelitian ini adalah mengetahui kepraktisan dan efektifitas Pembelajaran Guided Discovery berbantuan simulasi PhET  dengan penerapan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA topik Tekanan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Objek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMPN 1 Tuban sebanyak 32 siswa. Hasil penelitian ini adalah  1) Aktivitas guru yang dominan pada pembelajaran dengan menerapkan keterampilan proses pada tiap putaran adalah mengamati kegiatan siswa dan membimbing siswa melakukan kegiatan. Sedangkan aktivitas siswa yang mendominasi adalah mendengarkan penjelasan guru, mengerjakan kegiatan dalam LKS dan mempresentasikan hasil percobaan. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran Discovery Learning dengan penerapan keterampilan proses sains berbantuan simulasi PhET mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar mengajar. 2) Hasil belajar yang meliputi tes tulis dan tes keterampilan proses sains siswa mengalami peningkatan untuk setiap putaran. peningkatan yang terjadi pada kemampuan keterampilan proses sains siswa yaitu pada putaran I sebesar 55,69%,, putaran II sebesar 76,57%, putaran III sebesar 89.09 %.  Untuk tes tulis (kemampuan berfikir kritis) mengalami peningkatan dari putaran I sebesar 48,63 %, putaran II sebesar 71,87%, dan putaran III sebesar 87,5 %, 3) Siswa merespon positif terhadap pembelajaran dengan menerapkan keterampilan proses sains. Keseluruhan komponen dalam kegiatan belajar mengajar mampu membuat siswa tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Guided Discovery berbantuan simulasi PhET  dengan penerapan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA topik Tekanan praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.

Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Guided Discovery, PhET,  Ketrampilan Proses Sains

20226_SNFP 2017_Mohammad Habib Alasy Ariy 20226_SNFP 2017_Mohammad Habib Alasy Ariy

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 85.1 kB
Downloads: 63

Permainan Ular Tangga Berbasis Komputer sebagai Sarana Formative Assessment pada Materi Fluida Statis

Asesmen formatif bertujuan membantu siswa  belajar secara berkelanjutan. Dalam implementasinya asesmen formatif yang dapat memberikan balikan yang tepat waktu pada siswa sulit dilakukan. Penggunaan komputer dapat mengatasi berbagai masalah implementasi asesmen formatif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan asesmen formatif berbasis komputer dengan memanfaatkan permainan luar tangga. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation dan evaluation). Produk hasil pengembangan diujicobakan pada 20 siswa kelas XI MAN 3 Kediri. Berdasarkan hasil analisis data, produk layak untuk diterapkan. Siswa juga sangat berminat menggunakan produk ini.  Produk ini direkomendasikan kepada guru untuk digunakan sebagai alternatif asesmen berbasis komputer dan untuk diteliti lebih lanjut.

Kata Kunci: Asesmen formatif, berbasis komputer, permainan ular tangga.

20228_SNFP 2017_Salvi Dwi Fani 20228_SNFP 2017_Salvi Dwi Fani

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 108.75 kB
Downloads: 252

Kajian Gerak Parabola pada Teknik Passing Permainan Bola Basket sebagai Sumber Belajar Fisika di SMA

Siswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami materi tentang kinematika gerak, penyebabnya adalah kurangnya contoh materi, contoh soal dan latihan soal yang melibatkan fenomena fisika dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu materi yang ada dalam kinematika gerak salah satunya adalah gerak parabola. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sumber belajar dengan materi gerak parabola pada permainan bola basket teknik passing. Pada saat pemain melakukan teknik passing pada permainan bola basket, dilakukan pengukuran besaran-besaran fisika pada materi gerak parabola dan dikaji gerak parabola yang terjadi pada teknik passing permainan bola basket. Data observasi yang diperoleh tersebut apabila diselesaikan dengan formulasi yang ada pada gerak parabola memiliki hasil nilai yang hampir sama. Sehingga data-data hasil kajian digunakan sebagai acuan dalam rancangan sumber belajar fisika, kemudian rancangan sumber belajar ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam pembuatan LKS, modul pembelajaran, buku, dan sebagainya.

Kata Kunci: Gerak Parabola, Teknik Passing, Sumber Belajar

20229_SNFP 2017_Iim Fatimah 20229_SNFP 2017_Iim Fatimah

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 124.6 kB
Downloads: 98

Pemahaman Konsep Guru IPA SMP pada Materi Kinematika, Gelombang, dan Optik

Kinematika, Gelombang dan Optik merupakan bab yang diajarkan pada kurikulum 2013 di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada bab ini kebanyakan dari Guru SMP mengalami kesulitan dalam hal pemahaman materi tersebut dikarenakan beberapa faktor, salah satunya adalah pengampu mata pelajaran IPA di SMP merupakan lulusan Jurusan Biologi. Dari hasil interaksi dengan para sebagian besar guru fisika di sekolah SMP mengeluhkan tentang konsep fisika khususnya tentang Kinematika, Gelombang dan Optik seperti perambatan cahaya dan interferensi. Permasalahan tersebut muncul ketika guru yang ditugaskan mengampu mata pelajaran IPA tidak memiliki kompetensi dan pemahaman yang cukup mengenai materi kinematika, gelombang, dan optik. Untuk mengatasi masalah tersebut, telah dibuat konsep cara pembelajaran yang mudah terkait materi IPA SMP khususnya materi kinematika, gelombang, dan optic.

 

Kata Kunci: kinematika, gelombang, optik, interferensi.

20230_SNFP 2017_Ayudani Imania Fatimah 20230_SNFP 2017_Ayudani Imania Fatimah

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 70.69 kB
Downloads: 86

Profil Kemampuan Mahasiswa Peserta Kajian Praktik Lapangan dalam Mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Fisika di Sekolah Menengah Atas Kota Malang

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa Fisika peserta Kajian Prakik Lapangan (KPL) dalam mengembangkan Rencana Pelaksanaan Pemblajaran (RPP) yang ditinjau dari dua aspek, yaitu kemampuan prosedural mahasiswa Fisika peserta KPL dalam mengembangkan RPP dan kualitas RPP yang dikembangkan mahasiswa Fisika peserta KPL.  Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian dskripif. Subyek penelitian adalah 35 mahasiswa Fisika peserta KPL Universitas Negeri Malang di. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket kemampuan mengembangkan RPP secara prosedural, instrumen penilaian produk RPP, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa Fisika peserta KPL dalam mengembangkan RPP sebesar 77,3% dengan kategori cukup. Kemempuan prosedural mahasiswa fisika peserta KPL dalam mengembangkan RPP mencapai 79,6% dengan kategori cukup. Sebagian besar mahasiswa mampu mengembangkan RPP secara prosedural, yakni mengkaji kurikulum, mengembangkan indikator hasil belajar, mengembangkan tujuan pembelajaran,  mengembangkan materi pembelajaran, mengembangkan media dan sumber belajar, mengembangkan kegiatan pembelajaran, mengembangkan instrumen penilaian, keterlaksanaan RPP dan refleksi pembelajaran dengan baik. Namun mahasiswa masih belum mampu mengembangkan metode pembelajaran dengan baik. Kualitas RPP mahasiswa Fisika peserta KPL yaitu 73,6% dengan kualifikasi cukup. Kualitas kelengkapan identitas dan kompetensi, indikator hasil belajar, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media dan sumber belajar, dan instrumen penilaian sudah cukup baik, Namun kualitas tujuan pembelajaran masih perlu tingkatkan.

Kata Kunci: Kemampuan mengembangkan RPP, mahasiswa fisika, KPL

20241_SNFP 2017_Aras Hanif Afiat 20241_SNFP 2017_Aras Hanif Afiat

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 482.14 kB
Downloads: 86

Pengembangan Media Mobile Learning untuk Memudahkan Siswa Mempelajari Materi Gerak Parabola

Pendidikan di Indonesia menerapkan kurikulum 2013 revisi. Kurikulum 2013 revisi menekankan pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Di sisi lain, era teknologi saat ini telah berkembang dengan pesat. Salah satu fenomena yang terjadi dalam masyarakat adalah penggunaan smartphone. Berdasarkan survei, penggunaan smartphone lebih banyak digunakan sebagai media permainan dan media hiburan. Penelitian dan pengembangan dimaksudkan untuk menciptakan produk pembelajaran dengan ekstensi (.swf) dan ekstensi (.apk). Topik bahasan yang digagas adalah materi gerak parabola. Produk disusun secara rinci dari konsep konkret menuju abstrak. Penelitian dan pengembangan disusun dengan menggunakan metode Alessi dan Trolley. Diambil tiga langkah penelitian, yaitu: studi pendahuluan, pengembangan produk dan uji coba produk. Jenis data yang diambil adalah kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan data yang dianalisis, persentase kelayakan materi sebesar 92,9%, sedangkan persentase kelayakan media sebesar 88,42%, sehingga media dinyatakan layak.

Kata Kunci: Media mobile learning, Fisika, Gerak Parabola

20242_SNFP 2017_Fatimatul Munawaroh 20242_SNFP 2017_Fatimatul Munawaroh

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 144.07 kB
Downloads: 233

Identifikasi dan Analisis Komposisi Kimia Batu Kapur di Kabupaten Bangkalan sebagai Bahan Dasar Sintesis Kalsium Karbonat Presipitat

Telah dilakukan identifikasi dan analisis komposisi kimia  batu kapur dari beberapa lokasi penambangan di kabupaten Bangkalan. Metode yang digunakan adalah dengan uji XRF (X-Ray Flourescence) untuk mengetahui komposisi kimia. Hasil identifikasi batu kapur dari desa Jeddih kecamatan Socah dan desa Morombuh kecamatan Kwanyar berwarna putih dan partikel halus. Sedangkan dari desa Berbeluk kecamatan Arosbaya berwarna peach (merah muda kekuningan) dan partikel kasar. Hasil pengujian dengan XRF batu kapur menunjukkan bahwa di desa Jeddih kecamatan Socah kandungan Ca sebesar 94,05 %Wt dengan CaO sebesar 92,80 %Wt, desa Morombuh kecamatan Kwanyar kandungan Ca sebesar 95,07 %Wt dengan CaO sebesar 91,61 %Wt dan desa Berbeluk kecamatan Arosbaya kandungan Ca sebesar 85,80 %Wt dengan CaO sebesar 84,50 %Wt. Untuk sampel batu kapur dari desa Jeddih kecamatan Socah dan desa Morombuh kecamatan Kwanyar termasuk dalam kemurnian medium dengan kandungan Ca antara 93,5 – 97 %Wt, sedangkan untuk desa Berbeluk kecamatan Arosbaya termasuk dalam kategori kemurnian rendah dengan kandungan Ca antara 85,0- 93,5 %Wt. Dengan adanya informasi kandungan batu kapur maka sampel batu kapur dengan kandungan medium dapat digunakan untuk meningkatkan nilai  ekonomisnya, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan kalsium karbonat presipitat.

Kata Kunci:Batu kapur, kalsium karbonat presipitat, XRF, komposisi kimia.

20243_SNFP 2017_Karras Bastomi 20243_SNFP 2017_Karras Bastomi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 310.82 kB
Downloads: 109

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif untuk Mengurangi Miskonsepsi pada Materi Usaha dan Energi

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah mengembangkan media interaktif untuk membantu siswa memodelkan konsep pada materi usaha dan energi serta mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran yang telah dikembangkan. Pada penelitian ini menggunakan model menurut Borg & Gall yang diadaptasi oleh Sukamdinata. Data pada penelitian ini didapatkan dari instrumen validasi materi dan media/keterbacaan oleh ahli, serta angket uji coba terbatas pada siswa. Hasil dari uji kelayakan dan uji terbatas yang telah dilakukan menyatakan bahwa produk pengembangan pada penelitian ini memperoleh nilai rata-rata 81,5% untuk validasi materi, 87,3% untuk validasi media/keterbacaan, dan uji terbatas pada siswa sebesar 76,6%. Nilai rata-rata keseluruhan hasil uji kelayakan dan uji terbatas adalah 81,8% dengan kategori “valid”. Penelitian selanjutnya dapat mengaplikasikan media dan mengukur efektifitas dari media yang telah dikembangkan.

 

Kata Kunci: media interaktif, miskonsepsi, usaha dan energi

20244_SNFP 2017_Nisrina Firdausi 20244_SNFP 2017_Nisrina Firdausi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 392.24 kB
Downloads: 151

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Fisika dengan Pendekatan saintifik pada Materi Gerak Harmonik Sederhana

Tujuan penelitian ini adalah mengembangakan media pembelajaran interaktif fisika dengan pendekatan saintifik pada materi gerak harmonik sederhana & mengetahui kelayakan media pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan menurut Borg and Gall yang diadaptasi oleh Sukmadinata menjadi 3 langkah yaitu studi pendahuluan, pengembangan produk, dan pengujian. Produk pengembangan ini melalui dua tahap pengujian yaitu uji validitas produk dan uji coba terbatas. Hasil analisis data uji validitas media pembelajaran interaktif menunjukkan bahwa produk ini dinyatakan valid atau layak dengan nilai rata-rata kelayakan materi sebesar 92 % dan kelayakan media sebesar 91,59%.

Kata Kunci: media pembelajaran interaktif, pendekatan saintifik.

20245_SNFP 2017_Agus Suyudi 20245_SNFP 2017_Agus Suyudi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 45.85 kB
Downloads: 74

Penerapan Blended Learning pada Matakuliah Penilaian Pendidikan Fisika

Pembelajaran blended learning pada perkuliahan bagi calon guru fisika belum banyak tereksplorasi. Penting untuk memperkaya hasil penelitian penerapan blended learning pada pendidikan fisika mendorong dilakukan penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan pada kelas Penilaian Pendidikan fisika. Responden yang terlibat pada penelitian ini 32 mahasiswa calon guru fisika semester 6. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket yang disebar secara daring dan laring, wawancara dan observasi langsung di lapangan. Penelitian ini menunjukkan hubungan antara angket awal dan angket akhir. Data dari angkat awal menunjukkan adanya potensi yang besar untuk menerapkan  pembelajaran secara blended yang ditunjukkan dengan kepemilikan telepon cerdas, kebiasaan berinteraksi dengan internet  yang tinggi, serta memiliki pandangan positif untuk belajar dengan pembelajaran blended. Data dari angket akhir menunjukkan adanya keinginan calon guru fisika yang menjadi responden penelitian ini untuk menerapkan pembelajaran ini nanti, respon positif diskusi online, serta penggunaan fasilitas online untuk berbagi bahan ajar. Pengunaan WA untuk penilaian sejawat juga mendapat respon positif. Penggunaan blended learning memungkin mahasiswa memperkaya sumber belajar dalam proses pembelajaran. Dapat juga dilakukan dampak pembelajaran daring terhadap prestasi belajar mahasiswa sebagai kelanjutan dari penelitian ini..

Kata Kunci: Penerapan, Blended Learning, Penilaian Pendidikan Fisika.

20246_SNFP 2017_Saila Alfiatin Nuha 20246_SNFP 2017_Saila Alfiatin Nuha

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 47.5 kB
Downloads: 81

Pengaruh Implementasi Formative Feedback Berbasis Web dengan Menggunakan Butir Isomorfik terhadap Penguasaan Konsep Fisika Siswa SMA Pokok Bahasan: Usaha dan Energi

Abstrak

Penguasaan konsep  fisika pada materi usaha dan energi sangat penting dimiliki oleh siswa. Konsep usaha dan energi merupakan konsep dasar untuk memahami permasalahan gerak dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa penelitian sebelumnya menemukan kesulitan siswa memahami konsep usaha dan energi. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan formative feedback yang cepat dan tepat pada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti pengaruh implementasi formative feedback berbasis web menggunakan butir isomorfik terhadap penguasaan konsep fisika siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian control group pretest-posttest. Hasil uji hipotesis penelitian menggunakan uji t-test one tailed, menunjukkan bahwa penguasaan konsep fisika kelompok siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari kelompok siswa pada kelas kontrol. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan formative feedback berbasis web dengan menggunakan butir isomorfik dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa.

Kata Kunci: formative feedback, asesmen formatif, isomorfik, isomorphic problem

20247_SNFP 2017_Isnindar Tandya Asri 20247_SNFP 2017_Isnindar Tandya Asri

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 913.54 kB
Downloads: 88

Sintesis dan Karakterisasi Komposit GIC/ZAA-Cu(0,3 M)/Al2O3 sebagai Bahan Restorasi Gigi ditinjau dari Kekerasan Mikro

Karies gigi merupakan penyakit penyebab plak yang timbul akibat adanya aktivitas bakteri Streptococcus mutans. Bahan restorasi gigi yang sering digunakan adalah Glass Ionomer Cement (GIC). Meskipun mudah diaplikasikan, GIC memiliki sifat mekanik yang rendah dan mudah terkikis oleh saliva. Penambahan material Zeolit Alam Aktif-Cu(0,3 M) dan Al2O3 diperlukan untuk meningkatkan sifat mekanik dari GIC. Zeolit alam diaktivasi secara kimia menggunakan larutan asam dan diimpregnasi dengan Cu2+. Ketiga bahan tersebut kemudian dikompositkan menjadi GIC/ZAA-Cu(0,3 M)/Al2O3. Hasil XRF sebelum dan sesudah aktivasi zeolit alam menunjukkan adanya peningkatan nilai unsur Si dan Cu. Selain itu, hasil XRD keduanya tidak menunjukkan adanya perubahan fase. Uji kekerasan mikro pada komposit GIC/ZAA-Cu(0,3 M)/Al2O3 memperlihatkan bahwa semakin banyak komposisi Al2O3 maka semakin tinggi pula nilai kekerasannya.

Kata Kunci: komposit GIC/ZAA-Cu(0,3 M)/Al2O3, kekerasan

20249_SNFP 2017_Haris Mahmudi 20249_SNFP 2017_Haris Mahmudi

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 39.54 kB
Downloads: 83

Efektivitas Problem Based Learning ditinjau dari Keterampilan Proses Sains pada Topik Perpindahan Panas

Model pembelajaran Problem Based Learning merupakan suatu model pembelajaran yang menyajikan suatu permasalahan yang autentik dan bermakna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Problem Based Learning terhadap pemahaman konsep mahasiswa pada topik perpindahan panas ditinjau dari keterampilan proses sains. Data pemahaman konsep mahasiswa diperoleh dari tes pemahaman konsep pada topik perpindahan panas dan data keterampilan proses sains diperoleh dari tes keterampilan proses sains. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian meliputi: (1) Pemahaman konsep mahasiswa pada topik perpindahan panas kelas Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa kelas konvensional pada kelompok mahasiswa yang memiliki keterampilan proses sains tinggi, (2) Pemahaman konsep mahasiswa pada topik perpindahan panas kelas Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa kelas konvensional pada kelompok mahasiswa yang memiliki keterampilan proses sains rendah.

Kata Kunci: Problem Based Learning, pemahaman konsep, keterampilan proses sains

20251_SNFP 2017_Winarto 20251_SNFP 2017_Winarto

Date added: 04/18/2018
Date modified: 04/18/2018
Filesize: 2.34 MB
Downloads: 170

Pengembangan Generator Sederhana Berbahan Daur Ulang untuk Diversifikasi Energi Terbarukan (Renewable Energy)

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan generator sederhana berbahan daur ulang  merupakan salah satu terobosan inovatif dalam memanfaatkan energi otot pada tubuh manusia.Generator ini diharapkan dapat membantu pengadaan energi listrik dalam kapasitas kecil yantuk mengisi batere dan mengoperasikan handphone, menyalakan lampu LED, dan keperluan lainna. Generator secara praktis dapat dipergunakan di tempat-tempat yang belum terjangkau aliran listrik atau tidak terdapat sumber listrik. Rancang bangun generator ini melibatkan bahan daur ulang sederhana yang di bangun secara mudah menggunakan prinsip Hukum Faraday. Data diperoleh dengan mengoperasikan generator secara bervariasi dan diperoleh data kuantitatif tentang besarnya tegangan yang dihasilkan. Selanjutnya data disajikan deskriptif sebagai hasil penelitian dan pengembangan. Sebagai prototype, generator ini dapat dijadikan model untuk dikembangkan dengan kapasitas lebih besar dan tidak lagi digerakkan dengan energi otot manusia tetapi dengan energi air, energi angin, atau energi terbarukan lainnya. Generator ini dikemas dalam wadah plastik bekas kemasan oli mobil, terdiri atas roda penggerak magnet di dalam kumparan yang memicu terjadinya induksi listrik pada kumparan. Outputnya berupa arus listrik AC mencapai 10 V-18 V dengan arus 5A, kemudian disearahkan menjadi arus DC masuk ke regulator dan disimpan pada batere.

Kata Kunci: Generator Sederhana, Bahan Daur Ulang, Energi Terbarukan.

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 2

UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book