You are here: Home Download Artikel Skripsi Artikel Skripsi Mahasiswa

Fisika UM

Artikel Skripsi Mahasiswa

Kumpulan Artikel Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPA UM.
Login untuk download

Categories

Semester Genap 2014/2015

Semester Genap 2014/2015

Artikel Skripsi Mahasiswa Jurusan Fisika Semester Genap 2014/2015

Semester Pendek 2013-2014

Semester Pendek 2013-2014

Jurnal Skripsi Mahasiswa Fisika Semester Pendek 2013-2014.

50 Mahasiswa.

Documents

Order by : Name | Date | Hits [ Ascendant ]

ARTIKEL DIAGNOSIS LUSI MIRAWATI ARTIKEL DIAGNOSIS LUSI MIRAWATI

hot!
Date added: 05/20/2013
Date modified: 05/20/2013
Filesize: 48.42 kB
Downloads: 2604

Artikel, Robi Kurniawan, Nandang Mufti, Abdulloh Fuad Artikel, Robi Kurniawan, Nandang Mufti, Abdulloh Fuad

hot!
Date added: 05/18/2013
Date modified: 05/18/2013
Filesize: 867.71 kB
Downloads: 1586

PENGARUH PENAMBAHAN NIKEL (Ni) TERHADAP STRUKTUR KRISTAL, MORFOLOGI, DAN KEKERASAN PADA PADUAN Al(2-x)FeNi(1+x)

 

Abstrak

Paduan berbasis aluminium Al-Fe-Ni menarik perhatian karena memiliki kombinasi sifat fisik dan mekanik yang meliputi kekuatan spesifik, ketahanan spesifik, kekerasan yang tinggi, ketahanan terhadap suhu tinggi, serta ringan yang. Kombinasi sifat ini menjadikan logam paduan ini digunakan sebagai bahan dasar pengganti logam paduan berbasis besi dalam dunia industri alat berat maupun industri nuklir. Pada fase Al2FeNi, paduan logam ini memiliki kekerasan tinggi dan titik lebur tinggi walaupun tanpa doping. Akan tetapi, kondisi optimum untuk menghasilkan sifat fisik dan mekanik yang baik belum banyak diteliti. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat kekerasan, sifat termal dan sifat korosi logam paduan Al(2-x)FeNi(1+x) dengan penambahan komposisi nikel.

 

Pada penelitian ini, Al2FeNi ditambah dengan Ni dalam bentuk Al(2-x)FeNi(1+x) (x = 0 ; 0,25 ; 0,50 ; 0,75). Bahan dasar yang digunakan adalah Al (PA 99%), Fe (PA 99%), dan Ni (PA 99%). Karakterisasi struktur kristal menggunakan XRD, pembentukan fasa diidentifikasi menggunakan program X’Pert High Score Plus, analisis struktur kristal menggunakan software Celref untuk penentuan parameter kisi. Ukuran butir kristal dihitung menggunakan persamaan Scherrer dan juga dikonfirmasi dengan hasil SEM-EDAX, dan uji kekerasan menggunakan Microhardness Vickers Test.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan komposisi nikel akan meningkatkan parameter kisi serta volume sel. Sedangkan ukuran butir mengalami penurunan ukuran pada x = 0 hingga x = 0,50 dan meningkat pada x = 0,75. Kekerasan logam paduan meningkat secara linier dengan peningkatan nikel karena jari-jari ionik nikel lebih besar daripada jari-jari ionik aluminium.

 

Kata Kunci : Struktur Kristal, Morfologi, Kekerasan, Logam Paduan Al(2-x)FeNi(1+x).

ARTIKEL (Tiara Intan C 909322419810) ARTIKEL (Tiara Intan C 909322419810)

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 151.61 kB
Downloads: 1113

Tiara Intan 909322419810 Tiara Intan 909322419810

Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/04/2016
Filesize: 151.84 kB
Downloads: 450

IDENTIFIKASI POTENSI GERAKAN TANAH DI SEKITAR KAWASAN SEMBURAN LUMPUR LAPINDO DENGAN METODE ANALISIS STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN BERDASARKAN SIFAT RESISTIVITAS HASIL PENGUKURAN FLASHRES64 61-CHANNEL

Tiara Intan C 1), Daeng Ahmad Suaidi, S.Si, M.Kom 2), Sujito,S.Pd, M.Si 3)
Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang, Indonesia
Jalan Semarang No. 5,  Malang, 65144
E-mail : Tiara_struggle@yahoo.com


ABSTRAK
Penelitian ini  untuk mengidentifikasi potensi gerakan tanah di Sekitar Kawasan Semburan Lumpur  Lapindo dengan FlashRES64 61-Channel. FlashRES64 61-Channel adalah perangkat geolistrik terdiri dari 61-channel, konfigurasi bebas, multi-elektroda dan dapat melakukan pengumpulan data berupa gelombang elektrik penuh dan sistem inverse . Hasil yang didapakan alat ini  jauh lebih baik dibandingkan dengan alat  lain dalam hal banyaknya data yang diperoleh dan waktu pengumpulan data. Pada lintasan 1 dilakukan dengan membentangkan elektroda sepanjang 640 meter di Desa Mindi, dengan spasi 10 meter diharapkan dapat menjangkau kedalaman 100 meter. Pada lintasan 2 dan 3 dilakukan dengan membentang elektroda sepanjang 320 meter dengan jangkauan kedalaman 50 meter. Akuisisi data dengan ZZ Resistivity, pengolahan data dengan software Surfer 9.0.
 Hasil penelitian pada lintasan 1 dan 3  yaitu lapisan tanah tersusun atas tanah lempung dan lempung. Resistivitas kurang dari  10 ?m pada kedalaman kurang dari 100 meter untuk lintasan 1 dan 50 meter untuk lintasan 3. Pada lintasan 2 ditemukan resistivitas mencapai 100,41 ?m  yang diduga terdapat batu pasir lanauan,air tanah, dan air permukaan pada kisaran kedalaman kurang dari 50 meter. Ketiga lintasan jenis batuan penyusunnya didominasi oleh tanah lempung dan lempung sehingga dapat disimpulkan bahwa 3 desa tempat penelitian tidak stabil. Kondisi ketidakstabilan tanah ini berpotensi terjadi gerakan tanah dalam arah vertikal. Pendugaan ini sesuai dengan hasil data pengamatan GPS yang  menunjukkan bahwa telah terjadi penurunan lapisan tanah tiap tahunnya.

Kata Kunci : FlashRES64 61-Channel, Gerakan Tanah, Resistivitas, Software Surfer 9.0.

ARTIKEL jadi ARTIKEL jadi

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 151.84 kB
Downloads: 1221

Artikel M.Bahruddin Yusuf 208321417366 Artikel M.Bahruddin Yusuf 208321417366

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 233.28 kB
Downloads: 4240

Maman Fathor Rahman Emha Maman Fathor Rahman Emha

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 54.2 kB
Downloads: 642

ABSTRACT

Emha, Maman Fathor Rahman. 2013. 3D Motion Simulation Of Asteroid (99942) Apophis Based On NEODyS Data. Thesis, Department of Physics Faculty of Mathematic and Sains State, University of Malang. Advisor: (I) Drs. Widjianto, M.Kom (II) Hari Wisodo, S.Pd, M.Si.

Keywords : Asteroids, NEODyS, Solar system, N-Body Problem.

Asteroid (99942) Apophis is NEAs (Near-Earth Asteroids) were found in December 2004. This asteroid caused brief anxiety because it is based on observations indicate that the asteroid Apophis will hit Earth in 2029. The study was followed by Malgorzata Krolikowska and Grzegorz Sitarski (Note about the possibilities of asteroid impact (99 942) Apophis, 2010), and D. Farnocchia, et al, (Yarkovsky - driven impact risk analysis for asteroid (99942) Apophis, 2013).

NEODyS (Near Earth Objects Dynamic Earth) is the Italian and Spanish service which provides information about the Near Earth Object with a convenient Web-based interface. It is based on a database that is automatically maintained continuous and (almost) from the orbit of asteroids near Earth. This site provides a number of services to the public about NEO (Near Earth Object).

The purpose of this study was to determine how the 3D motion of Asteroid (99942) Apophis in the solar system. This research is the development, which develops data obtained for later simulated using a programming language. Programming techniques used in this thesis is a visual programming techniques using the programming language Python v2.7.2.

Results from this research is a simulation program that displays visually orbit planets and asteroids (99942) Apophis in the solar system. Equations used in moving object is equal N-Body problem is adapted from the general equations of gravity.

Artikel Angga Prastiawan Artikel Angga Prastiawan

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 923.81 kB
Downloads: 4653

Artikel Angga Prastiawan, Daeng Achmad Suaidi, Sujito

Abstrak: Kebutuhan aspal terus meningkat dari tahun ke tahun. Banyak ruas jalan di negeri ini yang tidak menggunakan aspal, melainkan beton. Dusun Lagunturu, Desa Suandala, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton merupakan tempat yang diduga terdapat lapisan batuan yang mengandung aspal. Seiring dengan keadaan tersebut, maka dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana sebaran aspal dan seberapa besar kandungan aspal yang terdapat di tempat tersebut. Data yang diperoleh pada penelitian ini merupakan data resistivitas semu dengan menggunakan metode Geolistrik Resistivitas dengan konfigurasi dipole-dipole. Data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan program res2dinv dan surfer  untuk menampilkan sebaran nilai resistivitas yang tampak vertikal pada setiap lintasan dan tampak horizontal pada tiap kedalaman. Selain itu juga dilakukan perhitungan volume aspal yang terdapat di tempat tersebut. Hasil dari pengolahan data tersebut kemudian diinterpretasikan sehingga dapat diketahui pola sebaran aspal tampak vertikal dan horizontal, serta besarnya kandungan aspal di daerah tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pada daerah tersebut mempunyai volume aspal pendekatan sebesar 9.810.450 m3 atau sebesar 51,28% dari keseluruhan daerah penelitian.

artikel aprillya artikel aprillya

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 158.65 kB
Downloads: 717

Artikel oleh: Aprillya Ivandaru Retnosari, Sutrisno, Sulur

Abstrak: Planet tidak menghasilkan cahaya sendiri, namun hanya memantulkan cahaya yang diterimanya dari Matahari. Masing-masing planet memiliki tingkat kecerahan, yang disebut sebagai magnitudo. Magnitudo dari planet terdiri dari 2 bagian, yaitu magnitudo semu dan magnitudo mutlak. Pada penelitian ini magnitudo mutlak dari planet Jupiter dapat dicari jika magnitudo semu dari planet Jupiter diketahui. Magnitudo planet dapat berubah setiap saat. Namun pada penelitian ini, penulis memilih planet Jupiter karena sebagai objek tercerah keempat setelah Matahari, Bulan, dan Venus. Planet Jupiter merupakan planet terbesar dalam gugusan planet pada Tata Surya dan merupakan planet kelima yang jaraknya tidak jauh dari Bumi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yaitu dengan mengambil beberapa gambar planet Jupiter yang kemudian diolah dengan menggunakan software IRIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai dari magnitudo semu planet Jupiter dengan menggunakan software IRIS yang dilakukan penelitian pada tanggal 20 Maret pukul 19:54:57 yaitu (-3,4770,013) dan pukul 19:57:18 yaitu (-3,236  0,023). Sedangkan pada program Cybersky diperoleh nilai -2,2, sehingga nilai dari hasil penelitian hampir sesuai. Nilai dari magnitudo mutlak planet Jupiter pada pukul 19:54:57 didapatkan (24,455,02x10-4) dan pada pukul 19:57:18 didapatkan (24,695,02x10-4). Dari hasil penelitian ini, dapat diberikan saran bahwa pengukuran magnitudo semu dengan analisis berbantuan software IRIS ini dikembangkan untuk benda langit lainnya.

ARTIKEL ALFAN JAMIL ARTIKEL ALFAN JAMIL

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/03/2016
Filesize: 188.72 kB
Downloads: 813

Alfan Jamil, Sutrisno, Sujito

Abstrak: Penentuan nilai magnitudo mutlak bulan dimulai dari pengamatan untuk mendapatkan foto bulan selanjutnya menganalisis foto tersebut menggunaan software IRIS guna mendapatkan nilai magnitudo semu. Setelah nilai magnitudo semu didapatkan, ditentukan nilai magnitudo absolut menggunakan rumus Pogson. Langkah terakhir adalah membandingkan hasil penelitian dengan menggunakan software CyberSky. Penelitian ini menghasilkan data berupa beberapa nilai magnitudo semu rata-rata permukaan bulan serta nilai magnitudo absolut rata-rata permukaan bulan. Nilai magnitudo semu rata-rata permukaan bulan dalam penelitian ini adalah (-10,2035  0,5271). Nilai penelitian sebesar -10,2035 apabila dibandingkan dengan software CyberSky dengan memasukkan waktu dan dari tempat yang sama (-12,5) mempunyai ralat sebesar 18%. Nilai magnitudo absolut rata-rata permukaan bulan yang didapatkan sangatlah kecil untuk skala magnitudo, yakni sekitar (49,5645 0,5271). Nilai magnitudo baik semu maupun absolut rata-rata permukaan bulan dalam penelitian initermasuk nilai yang mendekati kebenaran karena ralatnya yang relatif kecil. Penelitian ini perlu dikembangkan lebih dalam lagi dengan teknik analisis yang lebih akurat karena teknik analisis data dalam penelitian ini sangat singkat, sehingga lebih efisien untuk dilakukan peneliti-peneliti selanjutnya.

Penentuan nilai magnitudo mutlak bulan dimulai dari pengamatan untuk mendapatkan foto bulan selanjutnya menganalisis foto tersebut menggunaan software IRIS guna mendapatkan nilai magnitudo semu. Setelah nilai magnitudo semu didapatkan, ditentukan nilai magnitudo absolut menggunakan rumus Pogson. Langkah terakhir adalah membandingkan hasil penelitian dengan menggunakan software CyberSky. Penelitian ini menghasilkan data berupa beberapa nilai magnitudo semu rata-rata permukaan bulan serta nilai magnitudo absolut rata-rata permukaan bulan. Nilai magnitudo semu rata-rata permukaan bulan dalam penelitian ini adalah (-10,2035  0,5271). Nilai penelitian sebesar -10,2035 apabila dibandingkan dengan software CyberSky dengan memasukkan waktu dan dari tempat yang sama (-12,5) mempunyai ralat sebesar 18%. Nilai magnitudo absolut rata-rata permukaan bulan yang didapatkan sangatlah kecil untuk skala magnitudo, yakni sekitar (49,5645 0,5271). Nilai magnitudo baik semu maupun absolut rata-rata permukaan bulan dalam penelitian initermasuk nilai yang mendekati kebenaran karena ralatnya yang relatif kecil. Penelitian ini perlu dikembangkan lebih dalam lagi dengan teknik analisis yang lebih akurat karena teknik analisis data dalam penelitian ini sangat singkat, sehingga lebih efisien untuk dilakukan peneliti-peneliti selanjutnya.

Artikel Gilang Narastiti Artikel Gilang Narastiti

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 62.37 kB
Downloads: 2058

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA

BERBASIS LAGU DAN ANIMASI

PADA POKOK BAHASAN SIFAT ZAT DAN PEMISAHAN CAMPURAN UNTUK SISWA SMP KELAS VII

 

Gilang Narastiti (1), Kadim Masjkur dan Purbo Suwasono

Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Malang

Jalan Semarang 5, Malang 65145 ? Telp. (0341) 551-312

(1)email: me_capein@yahoo.com

 

ABSTRAK: Penggunaan kerja otak secara maksimal pada mata pelajaran fisika seringkali diabaikan. Akibatnya konsentrasi siswa menurun, cepat merasa jenuh dan motivasi belajar rendah. Salah satu cara yang dapat menyeimbangkan kerja otak yaitu memasukkan konsep fisika ke dalam iringan musik yang nantinya disebut dengan lagu. Agar hasil lebih optimal, lagu tersebut juga disertai dengan animasi. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran fisika berbasis lagu dan animasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa serta menyeimbangkan kerja otak kanan dan kiri. Metode yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini yaitu model pengembangan Borg and Gall yang hanya diambil hingga langkah kelima yaitu revisi produk. Pengambilan data uji coba terbatas media pembelajaran dilakukan menggunakan instrumen berupa angket kepada ahli media, ahli materi, dan pengguna (siswa). Berdasarkan hasil analisis data uji coba terbatas diketahui tingkat kelayakan media pembelajaran yang dikembangkan menurut ahli media sebesar 81,2%, menurut ahli materi sebesar 89%, dan pengguna (siswa) sebesar 85,8%. Media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria layak dan secara keseluruhan dinyatakan baik serta dapat digunakan dalam pembelajaran.

 

Kata Kunci: media, fisika, lagu, animasi

artikel MitaWulandariLukman artikel MitaWulandariLukman

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 176.06 kB
Downloads: 2916

ARTIKEL_IKA PUSPITASARI_109321417115 ARTIKEL_IKA PUSPITASARI_109321417115

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 38.55 kB
Downloads: 844

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai sarana belajar mandiri oleh siswa. Media pembelajaran berbasis komputer ini dapat menampilkan konsep-konsep fisika yang disertai dengan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari dan narasi (rekaman suara) sebagai penjelas. Desain pengembangan produk media pembelajaran ini menggunakan modifikasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan yang dikemukakan Borg dan Gall. Dari kesepuluh langkah yang dikemukakan peneliti membatasi empat langkah sebagai berikut. (1) Research and Information Collecting: (2) Planning: (3) Develop Preliminary Form of Product: (4) Preliminary Field Testing. Research and Information Collecting atau studi pendahuluan dilakukan dengan wawancara kepada dua orang guru Fisika SMA Laboratorium UM tentang bagaimana pembelajaran Fisika yang dterapkan saat ini dan bagaimana hasil belajar yang telah dicapai oleh siswa. Langkah selanjutnya yaitu pengembangan draf produk. Produk hasil pengembangan di validasi oleh dua orang dosen Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang sebagai ahli media dan ahli materi serta satu orang guru Fisika SMA Laboratorium UM yang berpengalaman mengajar Fisika. Produk yang telah divalidasi selanjutnya diujicobakan secara terbatas kepada 26 siswa kelas XI SMA Laboratorium UM.

Pengambilan data uji coba terbatas media pembelajaran dilakukan menggunakan instrumen berupa angket/ kuisioner kepada ahli media, ahli materi, dan siswa. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa kritik dan saran dari ahli media dan materi. Data kuantitatif diperoleh dari skor jawaban angket yang diisi validator ahli media, validator ahli materi, dan siswa. Hasil analisis data uji coba terbatas menunjukkan tingkat kevalidan media pembelajaran yang dikembangkan menurut ahli media sebesar 84,11%, menurut ahli materi 89,58%, dan siswa 86,39%. Media pembelajaran yang dikembangkan sudah memenuhi kriteria valid dan secara keseluruhan dinyatakan layak serta dapat digunakan dalam pembelajaran.

 

 Kata Kunci: multimedia, powerpoint, belajar mandiri

Krista Yohana Krista Yohana

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/04/2016
Filesize: 107.5 kB
Downloads: 1156

KARAKTERISASI KUAT TEKAN DAN DIELEKTRISITAS PADA CAMPURAN PASTA SEMEN PORTLAND DENGAN PASIR LOKAL.

Krista Yohana1), Nandang Mufti2), Abdulloh Fuad3)

1)    Jurusan Fisika FMIPA UM,

2,3) Laboratorium sentral FMIPA UM, Jl. Semarang no. 5 Malang.

Alamat e-mail :(1)hana221190@yahoo.com, (2) nandang.mufti@gmail.com

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh penambahan pasir pada campuran pasta semen Portland dengan pasir local terhadap kuat tekan dan dielektrisitasnya.  Sehingga ditujukan agar dapat mengidentifikasi komposisi hasil bangunan yang ada dimasyarakat.  Selama ini penelitian telah dilakukan hanya ditinjau dari sifat mekanik, belum ada yang mengaitkan dengan sifat fisikanya.   Dari penelitian pendahuluan bahwa hasil hidrasi semen Portland memiliki nilai konstanta dielektrik sebesar 168,37. Jika pasta semen ini dicampurkan dengan pasir lokal dalam berbagai komposisi maka akan memiliki sifat dielektrik tertentu dan memberikan suatu pola tertentu terhadap pertambahan pasir dalam campuran. Dalam penelitian ini digunakan komposisi campuran semen-pasir adalah 1:2, 1:3,1:4,1:5, 1:6 dan 1:7.  Campuran yang telah dibuat, dicetak dengan bentuk 5x5x5 cm dan mengalami pemeliharaan (perendaman) selama ke 27 hari.  Karakterisasi campuran dilakukan pada hari ke 28 dan dilakukan uji kuat tekan dengan alat Compretion test dan uji dielektrik dengan alat LCR meter seri.  Hasil uji kuat tekan diperoleh bahwa semakin besar penambahan pasir pada campuran telah menurunkan kuat tekan.  Pola penurunan kuat tekan memberikan model Boltzman dengan R-square mendekati satu.  Untuk hasil uji dielektrik diperoleh bahwa semakin besar penambahan pasir pada campuran telah menurunkan konstanta dielektrik pada campuran tersebut.  Setelah dilakukan fitting empiris dengan model Boltzmann didapatkan R-square mendekatai satu dan dapat dikatakan bahwa pola penurunan konstanta dielektrik dari sampel berupa model Boltzmann.

Kata Kunci : Semen Portland, Pasir Lokal, Kuat Tekan dan Dielektrisitas.

artikel_izzatikusumawardani artikel_izzatikusumawardani

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 1.96 MB
Downloads: 522

ENDIK NOVITA ENDIK NOVITA

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 170.61 kB
Downloads: 936

Artikel skripsi (Nimatullayli Eka Sari) Artikel skripsi (Nimatullayli Eka Sari)

Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 656.89 kB
Downloads: 435

Artikel Aulia Anggraeni Artikel Aulia Anggraeni

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 251.72 kB
Downloads: 574

ARTIKEL PIPIT MEI DYASTUTI, LIA YULIATI, AGUS SUYUDI ARTIKEL PIPIT MEI DYASTUTI, LIA YULIATI, AGUS SUYUDI

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 40.64 kB
Downloads: 1938

Kartika Kusumaningtyas Kartika Kusumaningtyas

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 606.46 kB
Downloads: 738

ARTIKEL NUR ISYANA R ARTIKEL NUR ISYANA R

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 538.5 kB
Downloads: 915

ARTIKEL NUR ISYANA R ARTIKEL NUR ISYANA R

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 538.5 kB
Downloads: 761

ARTIKEL GOLBERINA Q.N ARTIKEL GOLBERINA Q.N

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 195.83 kB
Downloads: 1065

Artikel Sa’diyah Nurul Umami, Sulur, Kadim Masjkur Artikel Sa’diyah Nurul Umami, Sulur, Kadim Masjkur

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 46.17 kB
Downloads: 1510

Sa’diyah Nurul Umami, Sulur, Kadim Masjkur

Jurusan FMIPA Universitas Negeri Malang

Email : anum_ainun.ummah@ymail.com

 

ABSTRAK

 

Keaktifan siswa di beberapa SMP di Malang ketika mengikuti proses pembelajaran masih belum optimal. Ini terlihat pada saat guru mengajukan pertanyaan, siswa tidak mau menjawab jika tidak ditunjuk oleh guru. Pada Ujian Nasional 2012, di kota Malang nilai rata-rata UN untuk mata pelajaran IPA adalah 6,81 dengan distribusi nilai siswa 49,65% berada pada rentang nilai 1,00 – 6,99 dengan nilai maksimal 10,00 (BNSP, 2012). Hal ini menunjukan bahwa prestasi belajar IPA di SMP/MTs kota Malang masih perlu lebih ditingkatkan.

Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar adalah dengan menerapkan model pembelajaran problem solving. Pembelajaran dengan model problem solving tentunya akan mampu memberikan hasil lebih optimal jika pembelajaran juga mampu menumbuhkan keaktifan siswa untuk bekerja sama yakni dengan teknik the power of two.

Penelitian ini merupakan jenis penelitian semu (quasi experiment design). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa siswa kelas VIII SMPN 7 Malang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas A dan C. Kelas A terdiri dari 34 siswa sebagai kelas eksperimen, sedangkan kelas C terdiri dari 32 siswa sebagai kelas kontrol.

Berdasarkan hasil uji hipotesis diketahui bahwa keaktifan dan prestasi belajar fisika siswa yang dibelajarkan dengan model problem solving diperkaya dengan teknik the power of two lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan dengan model problem solving.

 

Kata kunci : Problem Solving, The Power of two, Keaktifan, Prestasi Belajar

artikel_Tri Yuliani, Subani, Purbo Suwasono artikel_Tri Yuliani, Subani, Purbo Suwasono

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 06/04/2013
Filesize: 29.15 kB
Downloads: 672

artikel_Tri Yuliani, Subani, Purbo Suwasono

PERBANDINGAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA XI-IPA YANG DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN MODEL REACT-TPS DAN MODEL REACT PADA MATERI FLUIDA STATIS DI SMAN 9 MALANG

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) keterampilan proses sains siswa XI-IPA SMAN 9 Malang dengan model REACT-TPS lebih tinggi daripada model REACT, (2) hasil belajar kognitif siswa XI-IPA SMAN 9 Malang dengan model REACT-TPS lebih tinggi daripada model REACT. Hasil penelitian adalah: (1) keterampilan proses sains fisika siswa XI-IPA SMAN 9 Malang yang dibelajarkan menggunakan model REACT-TPS lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan menggunakan model REACT, (2) asil belajar kognitif fisika siswa XI-IPA SMAN 9 Malang yang dibelajarkan menggunakan model REACT-TPS  tidak lebih tinggi daripada siswa yang dibelajarkan menggunakan model REACT.

Artikel Mahendra Artikel Mahendra

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 883.85 kB
Downloads: 1671

Artikel Mahendra Dwi Santoso, Samsul Hidayat, Burhan Indriawan

Abstrak: Sebaran datum point merupakan salah satu faktor yang membedakan data sounding dan data imaging. Sounding mengambil datum point pada satu garis vertikal sedangkan imaging mengambil datum point pada bidang 2 dimensi (vertikal dan horizontal). Teknik mapping-sounding biasa digunakan dalam akuisisi data imaging. Data 2 dimensi tersusun atas beberapa data 1dimensi. Oleh karena itu, beberapa titik sounding yang berdekatan dapat memberikan gambaran resistivitas 2D (imaging). Variasi akuisisi data imaging yang dilakukan adalah data imaging yang diakuisisi sounding pada beberapa titik horisontal (mapping) yang berdekatan dan data imaging yang diakuisisi mapping pada beberapa titik kedalaman (sounding) yang berdekatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan data imaging yang diakuisisi secara sounding-mapping dengan data imaging yang diakuisisi secara mapping-sounding, dan diharapkan dapat dijadikan rujukan dalam memilih teknik akuisisi data imaging.

Anomali buatan digunakan dalam penelitian ini untuk membandingkan teknik sounding-mapping dengan teknik mapping-sounding. Anomali berupa rongga di dalam tanah berukuran 1,00 x 1,00 x 1,00 m pada kedalaman 3,00 m.

Proses akuisisi data dilakukan di tanah lapang perbatasan kelurahan Arjosari, Malang. Masing-masing teknik mengambil data pada 3 line (line 1, line 2, dan line 3) yang saling sejajar dengan hanya line 2 yang melintasi anomali. Line yang digunakan sepanjang 29,2 m dengan spasi 0,4 m.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam akuisisi data imaging, teknik sounding-mapping memberikan hasil yang lebih teliti daripada teknik mapping-sounding. Dalam menentukan ukuran anomali pada line 2, teknik sounding-mapping mempunyai kesalahan 0,2 m secara horizontal dan 0,6 m secara vertikal sedangkan teknik mapping-sounding mempunyai kesalahan 0,6 m secara horizontal dan 0,8 m secara vertikal. Teknik sounding-mapping juga mempunyai nilai rms error yang lebih sedikit dibandingkan teknik mapping-sounding dengan selisih 1,5% pada line 1; 0,2% pada line 2; dan 0,3% pada line 3.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan penelitian sejenis pada masa mendatang agar menggunakan spasi elektroda yang lebih kecil untuk memperoleh hasil yang lebih teliti.

Harfina - PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF Harfina - PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 174 kB
Downloads: 4166

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5 FASE (LC 5E) TERHADAP KESADARAN METAKOGNITIF DAN PENGUASAAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA LABORATORIUM UM

ABSTRAK: Masalah utama dalam pembelajaran Fisika adalah bagaimana meng­hu­­bung­­kan fakta dalam kehidupan sehari-hari dengan konsep fisika, sehingga dapat dijadikan pengetahuan yang bermakna bagi peserta didik. Untuk menge­tahui sejauh mana peserta didik mengetahui pemahaman tentang dirinya dibutuh­kan kesadaran metakognitif, yaitu kesadaran berpikir untuk mengetahui bagai­mana cara belajar, mengetahui kemampuan belajar yang dimiliki, dan mengetahui strategi belajar terbaik untuk belajar efektif.. Untuk memberdayakan kesadaran metakognitif dan mening­kat­kan penguasaan konsep peserta didik  diperlukan suatu model pembelajaran. Learning cycle 5 fase merupakan suatu model pembelajaran konstruk­tivistik yang terdiri dari 5 tahapan (engagement, exploration, explana­tion, ela­bo­­ration, dan evalua­tion), di mana model ini mengajarkan peserta didik mengkonstruksi sendiri pengetahuan­nya dari dunia di sekitarnya.

Penelitian ini merupakan eksperimen semu. Data kesadaran metakognitif yang diperoleh melalui angket dan data penguasaan konsep yang diperoleh melalui tes dianalisis menggunakan analisis statistik anova satu jalur, sedangkan data kesadaran metakognitif dari hasil observasi dianalisis secara deskriptif sebagai data pendukung.

Uji hipotesis menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kesadaran metakognitif antara kelas X yang mendapat pembelajaran dengan menggunakan model LC 5E dengan siswa yang mendapat pembelajaran konven­sional. Hal ini didukung oleh hasil uji hipotesis anova satu jalur Fo = 3,591582 < 3,96 (Ftabel) dengan taraf signifikansi 0,05. Uji hipotesis juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan penguasaan konsep Fisika antara peserta didik kelas X yang mendapat pembelajaran dengan LC 5E dengan peserta didik kelas X yang mendapat pembelajaran konvensional. Hal ini didukung oleh hasil uji hipotesis anova satu jalur Fo = 5,223088 > 3,96 (Ftabel) dengan taraf signifi­kansi 0,05.

 

Rundy Ekananta (109321417110) Pembimbing: Drs. Agus Suyudi, M,Pd., Drs. Subani Rundy Ekananta (109321417110) Pembimbing: Drs. Agus Suyudi, M,Pd., Drs. Subani

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 201.66 kB
Downloads: 3323

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN STRATEGI HEURISTIK POLYA DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

KELAS X SMA NEGERI 7 MALANG

 

 

Rundy Ekananta1, Agus Suyudi, dan Subani

Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Malang (UM)

1e-mail: tekusaekana_ta@rocketmail.com

 

 

ABSTRAK : Penelitian ini dilatarbelakangi hasil studi awal di SMA negeri 7 Malang yang menunjukkan bahwa siswa belum dapat mengajukan permasalahan untuk dijadikan bahan pembelajaran, belum dapat mengorganisir tugas belajar yang berhubungan dengan suatu masalah dan masih kesulitan dalam melaksanakan penyelidikan, belum optimal mengembangkan dan menyajikan hasil yang didapat dari pembelajarannya, serta belum melakukan evaluasi pengalaman pembelajaran yang dialaminya. Selain hal tersebut, siswa yang mendapat nilai ulangan harian diatas nilai ketuntasan kompetensi minimal adalah kurang dari 50% dari jumlah siswa, dengan nilai ketuntasan kompetensi minimal adalah 75. Untuk minimalkan hal yang ditemukan oleh peneliti saat studi awal, diperlukan pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis sehingga prestasi belajar siswa akan lebih baik. Salah satu alternatif yang digunakan adalah penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Heuristik Polya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi dan kemampuan berpikir kritis siswa pembelajaran fisika diantara model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Heuristik Polya dan pembelajaran konvensional yang lebih baik, dan mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap prestasi belajar melalui model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Heuristik Polya dan pembelajaran konvensional, serta mengetahui bagaimana perbedaan kuat pengaruhnya. Desain penelitian ini adalah eksperimental semu, dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan untuk penelitian mencakup perangkat observasi, tes prestasi belajar, tes kemampuan berpikir kritis, skenario pembelajaran, dan lembar kerja siswa. Data penelitian ini berupa data prestasi belajar dan data kemampua kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t sebagai uji beda dan uji regresi terhadap hubungan antar keduanya, selain itu juga diuji beda slope terhadap beda kekuatan pengaruh antar keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa dan prestasi yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan strategi Heuristik Polya lebih baik daripada yang belajar secara konvensional. Selain itu, besar pengaruh kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen terhadap prestasi belajar siswa lebih besar daripada kelas kontrol meskipun beda kuat pengaruhnya tidak berbeda secara signifikan.

 

Kata kunci: Model Problem Based Learning dengan strategi Heuristik Polya, kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar.

Artikel: Alif Fingka Junarni, Asim, dan Dwi Haryoto Artikel: Alif Fingka Junarni, Asim, dan Dwi Haryoto

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 45.8 kB
Downloads: 3106

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL DENGAN GI TERHADAP

METAKOGNISI DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA

  

Alif Fingka Junarnia, Asim, dan Dwi Haryoto

Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Negeri Malang

Jalan Semarang 5, Malang

aemail:alfinpink1@yahoo.co.id

 

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kesadaran dan keterampilan metakognisi siswa, dan prestasi belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran PBL-GI lebih tinggi daripada siswa yang belajar pada model pembelajaran PBL dan terdapat korelasi antara kesadaran maupun keterampilan metakognisi dengan prestasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Two Group Design dan menggunakan jenis sampel yaitu sampling purposive pada materi fluida statis. Kesadaran metakognisi diukur dengan menggu­nakan angket (MAI), keterampilan metakognisi diukur melaui menjawab soal essay dengan rubrik (MSI), sedangkan prestasi belajar fisika diukur melalui soal pilihan ganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa kesadaran metakognisi, keterampilan metakognisi, dan prestasi belajar Fisika siswa yang belajar dengan model PBL-GI lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan model PBL. Terdapat korelasi antara kesadaran maupun kete­rampilan metakognisi dengan prestasi belajar.

 

Kata Kunci: model pembelajaran PBL-GI, PBL, kesadaran metakognisi, keterampilan metakognisi, prestasi belajar.

Rundy Ekananta (109321417110) Pembimbing: Drs. Agus Suyudii, M,Pd., Drs. Subani Rundy Ekananta (109321417110) Pembimbing: Drs. Agus Suyudii, M,Pd., Drs. Subani

hot!
Date added: 05/17/2013
Date modified: 05/17/2013
Filesize: 50.4 kB
Downloads: 1587
Page 10 of 11

UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book