You are here: Home Akademik Skripsi Skripsi Mahasiswa Ide Hardiana Santi, PENGUKURAN DIAMETER DAN KEDALAMAN KAWAH COPERNICUS DI BULAN DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISIO PREMIUM 2010 DI LABORATORIUM ASTRONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Fisika UM

Ide Hardiana Santi, PENGUKURAN DIAMETER DAN KEDALAMAN KAWAH COPERNICUS DI BULAN DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISIO PREMIUM 2010 DI LABORATORIUM ASTRONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Ide Hardiana Santi, 2011. PENGUKURAN DIAMETER DAN KEDALAMAN KAWAH COPERNICUS DI BULAN DENGAN MENGGUNAKAN MICROSOFT VISIO PREMIUM 2010 DI LABORATORIUM ASTRONOMI UNIVERSITAS NEGERI MALANG: Drs. Sutrisno, M.T, Daeng Achmad Suaidi, S.Si,M.Kom

Bulan merupakan benda langit yang paling dekat dengan bumi. (Bayong,2003:25) Permukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama. Hal itu dikarenakan bulan selain berevolusi terhadap bumi bulan juga berotasi pada pusatnya. Permukaan bulan terlihat bercak-bercak, bopeng penuh dengan kawah. Salah satu kawah besar di permukaan bulan adalah Copernicus. Kawah Copernicus merupakan salah satu kawah yang menonjol dan tergolong muda dipermukaan bulan. Kawah ini berada di sebelah barat Oceanus Procellarum, sebelah selatnanya terdapat Mare Insularum,  dan disebelah barat daya dari kawah Copernicus terdapat kawah Reinhold Imbrium. (Bussey,2004) Tujuan penelitian ini adalah: mengetahui diameter dan kedalaman kawah Copernicus di Bulan. Diameter kawah dapat dihitung dengan menarik garis dari rim ke rim pada Microsoft visio premium 2010, kemudian mengalikan hasilnya dengan nilai kalibrasi. Sedangkan untuk pengukuran kedalaman dapat dihitung dengan mengukur panjang bayangan yang terbentuk (l), kemudian menghitung jarak kawah dari terminator (d). Hasilnya dikalikan dengan kalibrasi kemudian dihitung dengan persamaan h=l·d/R. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh diameter kawah Copernicus adalah (94,977±1,483) Km dengan tingkat kesalahan dari standar sebesar 0,02%, hasil tersebut sudah mendekati diameter kawah Copernicus yang sebenarnya yaitu sebesar 95 Km dalam Virtual Moon Atlas. Sedangkan untuk pengukuran kedalaman kawah Copernicus diperoleh nilai (3,707±0,627) Km dengan tingkat kesalahan dari standar sebesar 1,4%. Nilai tersebut  juga sudah  mendekati nilai kedalaman yang sebenarnya yaitu 3,760 Km. Hal ini menunjukkan bahwa perhitungan dengan teknik kalibrasi ini benar dan dapat digunakan untuk perhitungan jarak jauh tanpa harus terjun ke lapangan untuk melakukan pengukuran secara langsung.

Kata kunci: Pengukuran, Diameter, Kedalaman, Kawah Copernicus, Bulan


Related news items:
Older news items:

 

Add comment

Security code
Refresh


UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book