You are here: Home Akademik Skripsi Skripsi Mahasiswa Penerapan Model Pembelajaran REACT untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Ilmiah dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas VIII.1 SMP Negeri 14 Malang.

Fisika UM

Penerapan Model Pembelajaran REACT untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Ilmiah dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas VIII.1 SMP Negeri 14 Malang.

Puspita, Bunga Andityas. 2011. Penerapan Model Pembelajaran REACT untuk Meningkatkan Kemampuan Kerja Ilmiah dan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas VIII.1 SMP Negeri 14 Malang. Skripsi, Jurusan Fisika Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Asim, M.Pd (II) Sulur, M.TD.

Kata Kunci: Model Pembelajaran REACT, Kemampuan Kerja Ilmiah, Pemahaman Konsep

Berdasarkan hasil observasi di kelas VIII.1 SMP Negeri 14 Malang, diketahui bahwa siswa masih belum terampil menggunakan alat-alat percobaan. Bahkan mereka menggunakan alat tersebut untuk bermain-main. Dalam satu kelompok, umumnya siswa yang aktif bekerja hanya dua anak saja, sedangkan anggota kelompok yang lainnya hanya mencatat hasilnya atau bahkan diam saja. LKS yang digunakan siswa juga tidak dikumpulkan sehingga kemampuan siswa mengumpulkan data, menyusun kesimpulan, dan membuat laporan tidak dapat dinilai. Dari sini dapat dikatakan bahwa kemampuan kerja ilmiah siswa masih rendah. Di samping itu, berdasarkan wawancara yang dilakukan dengan guru mata pelajaran Fisika di kelas tersebut, diperoleh informasi bahwa nilai kriteria ketuntasan minimum untuk mata pelajaran Fisika adalah 72, dan persentase keberhasilan kelasnya 85%. Pembelajaran Fisika di kelas ini sudah dilakukan dengan variasi antara percobaan, ceramah, dan diskusi. Namun hasilnya belum bisa maksimal. Hal ini dapat dilihat dari nilai ulangan harian siswa yang tidak terlalu tinggi. Misalnya pada pokok bahasan Tekanan di semester ganjil 2010/2011, siswa yang tuntas hanya 13 siswa dari 38 siswa kelas tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa pemahaman konsep siswa juga masih rendah.

Salah satu cara mengatasi masalah rendahnya pamahaman konsep dan kemampuan kerja ilmiah siswa ini adalah dengan pengelolaan belajar yang baik dan efektif, salah satunya dengan pendekatan pembelajaran kontekstual. REACT merupakan salah satu model pembelajaran yang dikembangkan dari pendekatan pembelajaran kontekstual tersebut. Tahapan dalam REACT terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran REACT untuk meningkatkan kemampuan kerja ilmiah dan pemahaman konsep Fisika siswa.

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan model REACT, lembar observasi kemampuan kerja ilmiah siswa, dan soal tes untuk mengetahui pemahaman konsep Fisika siswa.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan kerja ilmiah siswa meningkat sebesar 6,8%, yaitu dari siklus I sebesar 75,6% dan pada siklus II menjadi 82,4%. Nilai rata-rata pemahaman konsep siswa sebelum penerapan tindakan adalah 65 pada pokok bahasan Tekanan. Setelah tindakan pada siklus I dilaksanakan, nilai rata-rata pemahaman konsep Fisika siswa siswa meningkat menjadi 72,8 dan terus meningkat pada siklus II, yaitu menjadi 80.


Related news items:
Newer news items:
Older news items:

 

Add comment

Security code
Refresh


UM | MIPA | Pimpinan UM | Elearning FMIPA | Physics Book